Faktor genetik dan lingkungan adalah dua penyebab utama miopi. Sebagian besar miopi terjadi akibat pengaruh lingkungan berdasarkan faktor genetik. Yang paling penting dari faktor lingkungan ini adalah stres rabun, diikuti oleh diet dan nutrisi. Stres penglihatan dekat mencakup penggunaan mata yang terlalu berdekatan dengan penglihatan dekat yang berkepanjangan. Jarak baca yang dekat, durasi yang lama, postur membaca yang salah, membaca dengan kepala miring, menonton televisi dalam waktu lama, atau penggunaan komputer, semuanya dapat secara signifikan meningkatkan beban rabun, yang dapat mengakibatkan perubahan seperti traksi otot mata, peningkatan perakitan mata, ketegangan otot siliaris yang berlebihan, dan peningkatan tekanan intraokular, yang akhirnya mengarah pada pemanjangan sumbu mata dan perkembangan miopia. Untuk mencegah miopia, kita perlu melakukan hal-hal berikut: 1. Kembangkan postur menulis dan membaca yang benar untuk kaum muda, jangan berbaring di atas meja atau memiringkan kepala atau memutar tubuh Anda untuk menulis dan membaca. Buku dan mata harus dijaga pada jarak 30cm. 2. Waktu yang dihabiskan untuk menggunakan mata pada jarak dekat tidak boleh terlalu lama, dan istirahat 5 hingga 10 menit harus dilakukan setiap 30 hingga 40 menit. Apabila beristirahat sejenak, Anda harus melihat ke kejauhan supaya mata Anda bisa sepenuhnya rileks. 3. Intensitas cahaya harus moderat. Pada malam hari atau di lingkungan yang gelap, pencahayaan paling baik menggunakan lampu pijar 40W, ditempatkan di sudut kiri atas meja. Hal ini karena cahaya pijar relatif lembut, kinerja rendering warna yang baik, mata dapat dengan mudah beradaptasi untuk mencegah cahaya terlalu kuat atau terlalu gelap yang disebabkan oleh kelelahan mata. 4.Saat menulis, pegang pena dengan postur yang benar, jari tidak boleh menutupi ujung pena. 5. Jangan membaca sambil berjalan, mengendarai mobil atau berbaring. 6.Kurangi menonton televisi, kurangi bermain komputer, dan lakukan lebih banyak aktivitas di luar ruangan. 7.Makan makanan seimbang, tidak pilih-pilih, kurangi makan yang manis-manis, dan makan lebih banyak buah-buahan segar, sayuran, kacang-kacangan, hati hewan dan makanan laut, dll. 8.Pastikan tidur yang cukup dan jangan tidur dengan lampu menyala. 9.Berpartisipasi aktif dalam latihan fisik untuk meningkatkan kebugaran fisik. 10.Pengobatan miopia sebenarnya terletak pada pencegahan. Setelah miopia diobati, pengobatan utama adalah mengendalikan pertumbuhan dan mencegah munculnya komplikasi.