Diagnosis kanker prostat dapat membuat stres karena pasien menghadapi ketidakpastian tentang masa depan dan beban keuangan mereka. Banyak pasien mengalami gejala yang berhubungan dengan stres seperti gangguan tidur, kelelahan, nyeri dan sakit tubuh, kecemasan, mudah tersinggung, tegang dan sakit kepala.
Bagaimana saya bisa mengatasi stres?
Pertahankan sikap positif.
Akui bahwa beberapa hal berada di luar kendali Anda.
“Teguhkan” perasaan, pendapat atau keyakinan Anda daripada menjadi marah, impulsif atau negatif.
Belajarlah untuk rileks dengan benar.
Berolahragalah untuk mempersiapkan diri Anda dengan lebih baik untuk memerangi stres.
Jaga nutrisi Anda.
Istirahat dan tidur, karena tidur malam yang nyenyak dapat membantu memperbaiki suasana hati Anda dan menghilangkan stres.
Jangan minum alkohol atau merokok untuk mengurangi stres.
Bagaimana saya bisa menghilangkan stres?
Sesuaikan harapan Anda. Misalnya, buatlah daftar 10 hal yang ingin Anda capai, lalu prioritaskan satu per satu. Rasa pencapaian dan kendali ini bisa sangat membantu dalam mengurangi stres.
Mintalah pengertian dan dukungan dari orang lain. Keluarga dan teman lebih mampu membantu jika mereka dapat menempatkan diri mereka pada posisi pasien dan memahami tekanan dan masalah yang mereka hadapi. Ada juga kelompok pasien kanker yang dapat memberikan kenyamanan dan dukungan untuk membantu pasien mengatasi penyakitnya.
Pelajari teknik relaksasi. Mempelajari yoga, meditasi dan latihan pernapasan melalui video atau kelas offline, misalnya, dapat membantu mengurangi stres.
Mengalihkan perhatian. Misalnya, membaca atau mendengarkan musik dapat mengalihkan pikiran Anda dari penyakit Anda untuk sementara waktu dan membantu Anda rileks.
Bagaimana saya bisa belajar untuk rileks?
Latihan relaksasi meliputi pernapasan, relaksasi otot dan mental, mendengarkan musik dan metode biofeedback. Pertama, pastikan Anda berada di tempat yang tenang, tidak terganggu, dalam posisi yang nyaman (duduk atau bersandar di kursi atau sofa), dan cobalah menyesuaikan keadaan pikiran Anda untuk menghilangkan kecemasan dan gangguan.
Anda kemudian bisa mencoba yang berikut ini.
Metode relaksasi dua menit. Alihkan perhatian Anda pada diri Anda sendiri dan pernapasan Anda. Tarik napas dalam-dalam beberapa kali dan hembuskan perlahan-lahan. Rasakan di seluruh tubuh Anda, perhatikan area mana pun yang terasa tegang atau kencang dan kemudian dengan cepat rilekskan untuk melepaskan tekanan sebanyak mungkin. Putar kepala Anda dan perlahan-lahan lakukan satu atau dua gerakan melingkar dan beberapa kali gerakan bahu ke depan atau ke belakang (hentikan jika menyebabkan rasa sakit) untuk benar-benar mengendurkan semua otot Anda. Ingatlah pikiran menyenangkan yang membuat Anda bahagia selama beberapa detik. Tarik napas dalam-dalam lagi dan hembuskan perlahan-lahan. Anda seharusnya merasa lebih santai pada titik ini.
Metode relaksasi pikiran. Tutup mata Anda dan bernapaslah secara normal melalui hidung Anda. Saat Anda menarik napas, bisikkan kata “satu” kepada diri Anda sendiri, kata singkat seperti “damai” atau frasa sederhana “Saya merasa tenang”. Lakukan ini selama 10 menit. Jika Anda terganggu, ingatkan diri Anda dengan lembut untuk fokus pada napas dan kata atau frasa yang telah Anda pilih. Biarkan pernapasan Anda menjadi lambat dan stabil.
Relaksasi pernapasan dalam. Visualisasikan sebuah titik tepat di bawah pusar Anda dan bernapaslah ke dalamnya, mengisi perut Anda dengan udara. Saat perut Anda membuncit, biarkan udara mengisinya dan kemudian lepaskan, seperti balon yang mengempis. Dengan setiap pernafasan yang panjang dan lambat, Anda akan merasa lebih santai.