Dapatkah seorang ibu dengan golongan darah B dan ayah dengan golongan darah O mengalami hemolisis?

Hemolisis neonatal tidak terjadi bila ibu memiliki golongan darah B dan ayah memiliki golongan darah O. Hal ini karena hemolisis pada bayi baru lahir hanya mungkin terjadi bila ibunya bergolongan darah O dan ayahnya bergolongan darah A, B atau AB. Penyakit hemolitik kekebalan tubuh yang disebabkan oleh imunisasi terhadap antigen golongan darah karena ketidakcocokan golongan darah antara ibu dan bayi disebut hemolisis ABO. Bila golongan darah ibu adalah O dan golongan darah janin adalah A atau B, antigen A dan B dalam darah janin masuk ke dalam tubuh ibu dan merangsang ibu untuk memproduksi antibodi terhadap golongan darah tersebut. Antibodi ini memasuki janin melalui plasenta dan bergabung dengan antigen A dan B pada janin, menyebabkan sel darah merah janin menggumpal dan kemudian lisis, mengakibatkan hemolisis, menyebabkan edema, anemia, pembesaran hati dan limpa serta perburukan progresif penyakit kuning yang parah dalam waktu singkat setelah lahir. Bila ibu bergolongan darah B dan ayah bergolongan darah O, anemia hemolitik tidak akan terjadi.