Mengapa para siswa rentan terhadap miopi?

  Seperti yang kita semua tahu, prevalensi miopia di kalangan siswa muda di Tiongkok cukup tinggi, dan penyebabnya adalah internal dan eksternal: penyebab internal adalah karakteristik fisiologis mata anak muda, karena siswa sekolah dasar dan menengah berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Semakin muda usia mata, semakin elastis lensanya, semakin besar daya penyesuaiannya, dan semakin dekat titik dekatnya. Secara umum, anak muda berusia 10-20 tahun dapat melihat cetakan kecil pada jarak 7-10cm di depan mata mereka, jadi mereka memiliki tingkat kemampuan beradaptasi yang tinggi untuk operasi close up. Ketika membaca buku, mereka mau tidak mau mendekatkan kepala mereka ke buku atau objek tulisan dan secara bertahap menjadi terbiasa dengannya. Namun demikian, hal ini memerlukan akomodasi mata tingkat tinggi. Hal ini menyebabkan otot siliaris kejang dan ketika memalingkan muka, otot-otot tidak rileks dengan benar, sehingga mengakibatkan miopi pengaturan (atau pseudomiopi). Pada saat yang sama, otot-otot ekstraokular juga berada di bawah tekanan dan jaringan sklera berada di bawah tekanan mekanis jangka panjang dari otot-otot ekstraokular, yang secara bertahap memperpanjang dinding mata dan memanjangkan sumbu mata, sehingga menghasilkan miopia yang sebenarnya.  Yang disebut penyebab eksternal adalah penggunaan mata yang berlebihan, dan fenomena “dua panjang satu pendek” dan “dua lebih banyak satu lebih sedikit” adalah hal yang umum terjadi di kalangan siswa di Tiongkok. Dua panjang dan satu pendek” mengacu pada jam belajar yang panjang, jam panjang penggunaan mata secara terus-menerus dan jam tidur yang pendek. Fenomena “dua lebih banyak dan satu lebih sedikit” mengacu pada lebih banyak pekerjaan ekstra kurikuler, lebih banyak ujian dan lebih sedikit aktivitas fisik. Beban akademis yang berat, ditambah dengan fakta bahwa banyak siswa yang tidak memperhatikan kebersihan mata, membuat beban visual menjadi terlalu berat dan merupakan salah satu alasan utama tingginya prevalensi miopi di kalangan siswa.