Pada orang dewasa, bila irama jantung yang dikendalikan oleh nodus sinus melebihi 100 denyut per menit, maka disebut sinus takikardia. Ini adalah jenis takikardia yang paling umum dan sering dikaitkan dengan eksitasi simpatik dan berkurangnya nada vagal. Ini bukan aritmia primer dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Hal ini dapat disebabkan oleh olahraga, panik, kecemasan dan stres emosional dalam keadaan fisiologis, atau dapat terjadi setelah pemberian obat-obatan seperti epinefrin atau isoprenalin. Hal ini sangat mungkin terjadi pada keadaan demam, hipovolemia, anemia, hipertiroidisme, insufisiensi pernapasan, hipoksaemia, hipokalaemia, gagal jantung dan gangguan jantung lainnya. Setelah koreksi penyakit primer atau pengendalian faktor pemicu, denyut jantung yang cepat dapat dikurangi ke tingkat normal. 1. Faktor fisiologis Ada banyak faktor yang mempengaruhi denyut jantung, seperti aktivitas fisik, kegembiraan emosional, makan kenyang, teh dan kopi kental, merokok dan minum alkohol, dll., yang dapat menyebabkan kegembiraan simpatik dan denyut jantung yang lebih cepat. Perubahan posisi, seperti eksitasi simpatik dalam posisi tegak, dapat meningkatkan denyut jantung, sementara dalam posisi telentang, denyut jantung melambat. Sinus takikardia akibat faktor fisiologis seringkali bersifat sementara, dan denyut jantung akan kembali normal segera setelah faktor-faktor di atas dihilangkan, dengan durasi yang singkat. 2. Faktor patologis (1) Gagal jantung, terutama pada tahap awal gagal jantung, sering meningkatkan denyut jantung. (2) Hipertiroidisme Sebagian besar pasien hipertiroid memiliki sinus takikardia, dengan denyut jantung 100 hingga 120 denyut per menit, atau 120 hingga 140 denyut per menit pada kasus yang parah. (3) Pada infark miokard akut, kejadian sinus takikardia bisa mencapai 30% hingga 40%. (4) Syok dapat menyebabkan sinus takikardia, dan denyut jantung bisa mencapai lebih dari 100 denyut per menit pada syok ringan; pada syok berat, denyut jantung bahkan lebih cepat dan bisa lebih dari 120 denyut per menit. (5) Sebagian besar pasien dengan miokarditis akut dapat mengembangkan sinus takikardia yang tidak proporsional dengan peningkatan suhu tubuh. (6) Anemia lainnya, demam, infeksi, hipoksia, nyeri, disfungsi otonom, malnutrisi, dan pasca-operasi bedah jantung, semuanya dapat muncul dengan sinus takikardia. (7) Obat-obatan seperti adrenalin dan atropin juga dapat menyebabkan sinus takikardia.