Jumlah pasien baru kanker di Tiongkok mencapai lebih dari 20% dari jumlah pasien baru di dunia setiap tahunnya. 10 pengetahuan ilmiah berikut ini dapat meningkatkan kesadaran akan kanker di kalangan pasien dan dokter. Kanker payudara adalah tumor yang paling umum terjadi pada wanita di Amerika Serikat dan merupakan penyebab utama kematian kedua pada wanita, kedua setelah kanker paru-paru. Wanita pascamenopause yang kelebihan berat badan memiliki peningkatan risiko terkena kanker payudara secara signifikan. Hal ini terkait dengan kelebihan lemak yang menyebabkan tingginya kadar estrogen dalam darah. Konsumsi alkohol yang berlebihan dan asupan asam folat yang tidak memadai juga meningkatkan risiko kanker payudara. Aktivitas fisik dapat mengurangi risiko ini. Kanker kolorektal adalah penyebab utama kedua kematian akibat kanker di Amerika Serikat. Obesitas berhubungan langsung dengan hal ini, dan sangat signifikan pada pria. Asupan sayuran dan buah-buahan serta sereal yang mengandung serat kasar, mengurangi asupan daging merah dan daging olahan, asupan vitamin D dan kalsium yang tepat, serta memperkuat latihan fisik setiap hari dapat mengurangi risiko kemunculannya. Selain itu, pemeriksaan rutin, deteksi tepat waktu dan pengangkatan adenoma usus (lesi prakanker) juga sangat penting. 3, Kanker Paru-Paru Penyebab nomor satu kematian akibat kanker di Amerika Serikat. Lebih dari 85 persen morbiditas pasien terkait dengan tembakau. Berhenti merokok dan mengonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan dapat membantu mengurangi kejadiannya. Namun hati-hati: konsumsi makanan sehat yang mengandung karoten dan vitamin A secara berlebihan, sebaliknya, akan membuat perokok faktor risiko kanker paru-paru meningkat. Kanker endometrium adalah kanker paling umum ke-4 di antara wanita di Amerika Serikat. Kanker endometrium berkaitan dengan tingkat estrogen. Dengan banyak berolahraga, meningkatkan asupan sayuran, buah-buahan, makanan berserat dan kacang-kacangan, serta menjaga berat badan yang sehat dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kanker ini. Kanker ginjal menyumbang 3% dari kejadian dan kematian akibat kanker pada pria dan 2% pada wanita. Faktor yang terkait langsung adalah obesitas dan merokok. Oleh karena itu, sangat penting untuk berhenti merokok dan menjaga berat badan yang sehat. Kanker pankreas adalah penyebab utama ke-4 kematian akibat kanker di Amerika Serikat. Merokok, diabetes tipe 2, konsumsi daging merah yang berlebihan, dan kurangnya aktivitas fisik sangat berkaitan dengan hal ini. Kanker saluran pernapasan dan pencernaan bagian atas Alkoholisme dan merokok secara signifikan meningkatkan kemungkinan kanker rongga mulut, faring, dan kerongkongan. Makan terlalu panas dapat menyebabkan luka bakar kerongkongan, yang dapat memicu peradangan kronis pada kerongkongan dan pada akhirnya memburuk menjadi kanker kerongkongan. Mengubah kebiasaan pola makan yang buruk, berhenti merokok dan minum alkohol, menurunkan berat badan, serta mengonsumsi lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar dapat mengurangi risiko terjadinya kanker ini. Kanker prostat adalah kanker yang paling umum terjadi pada pria Amerika. Makan lebih banyak tomat, kembang kol, kacang-kacangan dan ikan dapat membantu mengurangi risiko terjadinya. Efek perlindungan dari vitamin E dan selenium serta makanan kesehatan pelengkap yang sesuai belum dapat disimpulkan. Asupan kalsium yang berlebihan telah dikaitkan dengan kanker prostat yang sangat ganas, sehingga asupan kalsium yang berlebihan atau suplementasi dengan tablet kalsium yang berlebihan tidak dianjurkan. Selain itu, statistik menemukan bahwa pasien kanker prostat yang kelebihan berat badan dan obesitas memiliki efek pengobatan yang buruk. Kanker lambung adalah kanker paling umum keempat dan kanker paling umum kedua di dunia dalam hal tingkat kematian. Terjadinya kanker lambung terutama disebabkan oleh asupan makanan acar yang berlebihan dan infeksi Helicobacter pylori lambung, yang menyebabkan gastritis kronis dan tukak lambung. Kanker kandung kemih berkaitan dengan kebiasaan merokok dan zat kimia tertentu. Data menunjukkan bahwa mengonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan serta minum banyak air dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kanker kandung kemih. Sementara itu, kanker ovarium dan tumor ganas lainnya seperti tumor otak, limfoma, dan leukemia belum ditemukan hubungan yang signifikan dengan nutrisi, pola makan, dan berat badan.