Apa yang dimaksud dengan kanker ureter?

  Kanker ureter, seperti namanya, adalah kanker yang berasal dari sel epitel ureter dan memiliki insiden yang rendah. Kanker ureter paling sering terletak di ujung distal ureter. Hal ini terjadi terutama pada pria yang lebih tua dan sebagian besar pasien memiliki riwayat merokok dan paparan bahan kimia amina aromatik. Manifestasi utama adalah hematuria, yang disebabkan oleh perdarahan akibat nekrosis jaringan tumor. Pasien dengan koinfeksi dapat mengalami iritasi saluran kemih. Pertumbuhan tumor yang menghalangi ureter dapat menyebabkan efusi ureter dan panggul.  1. Gejala utama: Sebagian besar pasien menunjukkan hematuria tanpa rasa sakit, yang dapat terjadi berulang kali. Beberapa pasien mungkin menderita nyeri ringan di punggung bawah dan perut, sementara beberapa pasien mungkin menderita kolik karena kejang ureter yang disebabkan oleh bekuan darah. Jika jaringan di sekitar ureter atau trakea terserang, rasa sakitnya bisa menetap dan parah. Pada beberapa pasien, suatu massa dapat dirasakan pada pemeriksaan abdomen, baik sebagai tumor atau hidronefrosis. Pasien mungkin mengalami tanda-tanda iritasi saluran kemih akibat iritasi dari hematuria. Konsumsi tumor dapat menyebabkan gejala sistemik seperti anoreksia, kelemahan dan penurunan berat badan. Kompresi tumor pada vena testis dapat menyebabkan varikokel.  Endoskopi dapat menilai pola tumor dan melakukan biopsi untuk memastikan diagnosis.  3 . Pengobatan: Pembedahan adalah pilihan pertama untuk reseksi radikal pada ginjal dan ureter yang terkena, atau reseksi laparoskopi dapat dipilih. Radioterapi dan bio-imunoterapi dapat dipilih untuk pasien dengan stadium menengah hingga lanjut, dan beberapa pasien juga dapat mencapai hasil yang lebih baik.  Kesimpulannya, sebagai tumor ganas, deteksi dini dan pengobatan bedah kanker ureter adalah kunci untuk meningkatkan efek terapeutiknya. Untuk pasien yang tidak cocok untuk pengobatan bedah, radioterapi dan bio-imunoterapi terkadang dapat memberikan hasil yang lebih baik.