Sisa ureter umbilikalis adalah kista ureter umbilikalis yang muncul sebagai massa kistik di tengah perut bagian bawah yang tidak berubah seiring dengan posisi tubuh dan secara dangkal terletak dekat dengan dinding perut. Kista ureter umbilikalis yang besar menyerupai tumor intra-abdomen dan dapat menekan usus, menyebabkan nyeri perut dan gejala lainnya. Kista ini juga dapat menjadi abses karena infeksi sekunder. Baik abses maupun kista dapat pecah dan berlubang di luar perut, atau pecah ke dalam kandung kemih atau ke dalam rongga perut dan panggul. Pada pemeriksaan klinis, massa kistik superfisial di daerah pertengahan pusar memiliki ukuran yang bervariasi, dengan ukuran yang lebih besar dapat teraba dan sebagian besar tidak menunjukkan gejala. Ketika infeksi sekunder terjadi, terdapat reaksi inflamasi lokal, dan diagnosis dapat dipastikan dengan menggabungkan USG, CT, sistografi, dan tes pencitraan lainnya. Ultrasonografi dan CT relatif mudah untuk mendeteksi kelainan ureter pusar, dan keduanya dapat dengan jelas menunjukkan jenis sisa ureter pusar. Namun, temuan USG dan CT lebih sulit untuk membedakan antara ureter pusar yang terinfeksi dan tumor ureter pusar. Baik ureter pusar yang terinfeksi maupun tumor ureter pusar tampak sebagai area dengan ekogenisitas yang kuat pada USG; pada CT, keduanya tampak sebagai kista berdinding tebal dengan pelemahan yang menyebar, sehingga sulit untuk memisahkan keduanya. Aspirasi jarum halus dan drainase kista relevan untuk mendiagnosis penyakit dan menyusun rencana perawatan. Malformasi ureter umbilikalis mungkin tidak memiliki manifestasi klinis yang pasti tanpa adanya komplikasi lain, tetapi beberapa dapat muncul dengan nyeri berbahaya yang terlokalisasi atau frekuensi buang air kecil akibat kompresi jaringan di sekitarnya oleh lumen atau kista yang membesar. Penyakit yang umum terjadi pada ureter pusar termasuk infeksi, batu dan tumor.