Ketika tenggorokan kering terjadi selama kehamilan, hal ini mungkin terkait dengan perubahan hormon dalam tubuh yang menyebabkan kontraksi mukosa pembuluh darah, yang pada gilirannya menyebabkan tenggorokan kering. Wanita hamil dapat memperbaiki kondisi ini dengan mengatur pola makan dan memperbaiki kebiasaan gaya hidup mereka.1. Mengatur pola makan: Wanita hamil disarankan untuk minum lebih banyak air selama kehamilan dan menghindari makanan yang pedas dan merangsang dalam diet mereka. Anda dapat mengonsumsi pare, seledri, kacang hijau, dan makanan lain yang membersihkan api. Biasanya Anda juga dapat memilih beberapa minuman nabati untuk diminum, seperti honeysuckle, krisan, teh hijau, dll. Anda juga dapat menyeduh air madu untuk membasahi tenggorokan. Meminumnya secara teratur setiap hari dapat melembabkan tenggorokan dengan baik dan meringankan masalah tenggorokan kering. 2. Memperbaiki kebiasaan hidup: Ketika wanita hamil tinggal di lingkungan yang kering, mereka cenderung mengalami tenggorokan kering. Anda dapat menggunakan pelembab udara di dalam ruangan atau memercikkan air ke tanah, dll. untuk menjaga udara dalam ruangan tetap lembab dan meringankan gejala tenggorokan kering pada wanita hamil. Ketika tenggorokan kering terjadi selama kehamilan, Anda harus memperhatikan untuk menghindari menggunakan suara Anda terlalu banyak dan biasanya akan mereda dengan sendirinya setelah beberapa waktu. Jika wanita hamil tidak mengalami kelegaan, pemeriksaan kehamilan lebih lanjut diperlukan untuk menyingkirkan tenggorokan kering yang disebabkan oleh diabetes gestasional.