Vitamin, terutama vitamin B, memiliki efek pencegahan terhadap terjadinya sembelit. Karena vitamin tertentu dapat mengatur laju hidrolisis asetilkolin dan menjaga konduksi saraf normal, sehingga menjaga dan memperkuat fungsi peristaltik lambung dan usus serta fungsi sekresi saluran pencernaan, sehingga melancarkan buang air besar. Jika kekurangan vitamin B1, hidrolisis asetilkolin dipercepat dan konduksi saraf terpengaruh, mengakibatkan disfungsi pencernaan seperti peristaltik pencernaan yang lambat dan berkurangnya sekresi cairan pencernaan, yang mempengaruhi buang air besar dan menyebabkan sembelit. Oleh karena itu, suplementasi tepat waktu pada pasien yang mengalami defisiensi vitamin B1 dan mengonsumsi makanan kaya vitamin dapat mencegah terjadinya sembelit.