Rehabilitasi sistematis untuk cerebral palsy harus mencakup setidaknya enam aspek berikut ini: 1. Untuk anak-anak dengan cerebral palsy, penting untuk mempertimbangkan tidak hanya gangguan yang sudah ada, tetapi juga keterlambatan perkembangan dan kelainan yang terjadi selama masa perkembangan mereka. 2. Karena usia anak-anak yang berbeda, tujuan rehabilitasi harus ditetapkan sesuai dengan setiap tahap perkembangan. 3. Anak-anak dalam proses perkembangan pulih lebih baik dari kerusakan otak daripada orang dewasa, dan juga lebih mudah untuk mencapai hasil pelatihan. 4. Karena anak-anak tidak dapat menggambarkan gejala mereka dengan baik, selain pengamatan umum terhadap anak-anak, anak-anak dengan gangguan sensorik harus diperiksa dengan cermat untuk mengetahui adanya komplikasi seperti luka tekan dan penyusutan sendi. 5. Partisipasi orang tua dalam rehabilitasi sangat penting, terutama para ibu. Oleh karena itu, anggota keluarga dari anak-anak yang terkena dampak harus menguasai metode pelatihan rehabilitasi dan asuhan keperawatan, dan menghilangkan kegelisahan. 6. Setelah pelatihan rehabilitasi medis yang diperlukan, kondisi harus diciptakan semaksimal mungkin sehingga anak-anak dengan cerebral palsy dapat berpartisipasi dalam kegiatan belajar, hidup dan rekreasi anak-anak berbadan sehat.