Fistula gingiva tidak sepenuhnya diberantas, terutama karena iritasi lokal tidak dihilangkan dan eksisi bedah tidak lengkap, sehingga lesi yang terinfeksi tetap ada. Lesi yang mendasari tidak dihilangkan dan fistula gingiva masih bisa kembali lagi. Sebagai contoh, fistula periapikal biasanya muncul sebagai kondisi kronis dan sangat mudah diabaikan karena pasien sebagian besar tidak merasakan sakit, tetapi area periapikal sebenarnya selalu meradang.