Cara mencegah dan memperbaiki sembelit

Sembelit selain megakolon kongenital pediatrik, umumnya disebabkan oleh faktor yang didapat oleh sebagian besar, pengaturan pola makan dan hidup yang baik sangat penting. Pertama-tama, kita harus memupuk kebiasaan pola makan yang baik, tidak pilih-pilih makanan, makanan parsial, dan resep harus luas untuk memastikan sumber nutrisi dan serat. Pada saat yang sama, kita harus memperhatikan penyebaran makanan, makanan kasar dan halus, sereal dan kacang-kacangan sering makan, sayuran dan buah-buahan terus-menerus, struktur makanan masuk akal. Limpa dan perut adalah fondasi kehidupan selanjutnya, mengatur pola makan untuk melindungi perut merupakan prinsip penting dalam perawatan kesehatan, tetapi juga merupakan langkah penting untuk mencegah sembelit. Membudayakan kebiasaan buang air besar yang baik juga sangat penting, setiap 1-2 hari secara teratur buang air besar satu kali, tidak menahan tinja dalam waktu lama, buang air besar, tidak membaca buku dan koran, merokok dan sebagainya. Aturlah kehidupan dan pekerjaan Anda dengan baik, hindari terlalu banyak ketegangan dan ketegangan, hidup dan bekerja secara teratur, jalani hidup dengan santai dan memiliki semangat yang bahagia. Selain itu, hindari melihat dalam waktu lama, berbaring dalam waktu lama, berdiri dalam waktu lama, bepergian dalam waktu lama, dan sebagainya agar tidak terjadi konstipasi berulang. Sebaiknya perkuat latihan fisik, olahraga dapat membuat tinja tetap lancar. Dalam kehidupan sehari-hari, sering mendengar orang tua berkata, untuk makan lebih banyak biji-bijian kasar, untuk mencegah kesulitan buang air besar, sebenarnya sangat ilmiah. Karena proses buang air besar dan gerak peristaltik usus memiliki hubungan langsung, dan kekuatan gerak peristaltik usus, dan pola makan kita. Misalnya, selama Tahun Baru Imlek, orang makan terlalu banyak makanan halus dan protein tinggi, makanan berlemak tinggi, tinja mudah kering, kesulitan buang air besar juga terjadi. Hal ini disebabkan karena makanan halus mengandung lebih sedikit serat makanan, ampas yang tertinggal setelah dicerna dan diserap oleh lambung dan usus juga relatif kurang padat, sehingga tinja menjadi kering dan sulit buang air besar. Selain itu, kotoran serat usus, rangsangan usus juga kecil, sehingga gerak peristaltik usus juga berkurang dan melemah, yang meningkatkan kesulitan buang air besar. Sebaliknya, kandungan serat makanan yang tinggi, meningkatkan volume tinja, meningkatkan rangsangan mukosa usus, mempercepat gerak peristaltik usus untuk memastikan kelancaran buang air besar. Beberapa orang mengatakan bahwa minum segelas air asin di pagi hari akan membantu Anda melancarkan buang air besar, dan itu benar. Minum air garam di pagi hari dapat menambah volume cairan tubuh, memperkuat metabolisme, mengurangi kekentalan darah. Pada saat yang sama, penggunaan ion natrium adsorpsi air, meningkatkan air di saluran usus, melunakkan tinja, sehingga mengurangi kesulitan buang air besar.