Inaktivasi adalah metode produksi vaksin di mana virus dimatikan dengan cara fisik atau kimiawi, sambil mempertahankan aktivitas kekebalannya. Tujuan utamanya adalah untuk merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan antibodi spesifik terhadap virus melalui aktivitas kekebalan vaksin. Ini lebih aman dan lebih sederhana untuk diproduksi karena tidak ada aktivitas virus, tetapi membutuhkan dosis virus yang lebih besar. Keuntungan dan kerugian: 1. Produksi sederhana: Virus yang tidak aktif diproduksi dengan cara fisik atau kimiawi dengan membunuh patogen, dan prosesnya lebih matang; 2. Mudah diawetkan dan diangkut: Virus tidak aktif lebih stabil di alam dan relatif lebih mudah diangkut dan diawetkan; 3. Mudah diawetkan dan diangkut: Virus tidak aktif lebih stabil di alam dan relatif lebih mudah diangkut dan diawetkan. 4. Keamanan tinggi: karena aktivitas virus telah dimatikan, maka lebih aman dan kecil kemungkinannya menyebabkan kontaminasi. 2. Kerugian: 1. Kemungkinan kerusakan antigenik: selama proses produksi, kerusakan antigen virus dapat terjadi, mengurangi aktivitas kekebalan vaksin; 2. Waktu pemeliharaan yang singkat: pemeliharaan kekebalan relatif singkat, dan kekebalan secara bertahap dapat turun dari waktu ke waktu, sehingga beberapa suntikan atau suntikan penguat pada interval diperlukan untuk mencapai efek kekebalan yang diharapkan; 3. Waktu vaksinasi yang lama: biasanya virus yang tidak aktif membutuhkan waktu yang lama untuk mencapai efek kekebalan yang diharapkan. 2-3 dosis virus yang tidak aktif biasanya diperlukan sebagai bagian dari program imunisasi, dan dosisnya biasanya besar. Sebelum menonaktifkan vaksin, penting untuk memahami ruang lingkup aplikasi dan kontraindikasi vaksin yang tidak aktif, dll. Jika Anda tidak yakin, Anda dapat berkomunikasi dengan tenaga kesehatan profesional terkait. Kenakan pakaian longgar sebanyak mungkin untuk memudahkan penyuntikan. Jika ada efek samping ringan, seperti demam rendah, pusing, mengantuk, atau nyeri ringan di tempat vaksinasi, biasanya tidak perlu cemas atau khawatir dan akan hilang dalam 2-3 hari. Jika reaksi yang merugikan lebih serius, atau jika pasien tidak yakin, silakan mencari perhatian medis dan bantuan profesional.