Secara umum, edema serebral mulai muncul pada 24 jam, dan secara bertahap mencapai puncaknya dalam 7-10 hari, dan setelah itu edema serebral perlahan-lahan mereda. Infark serebral disebabkan oleh berkurangnya atau terganggunya aliran darah di arteri serebral, yang mengakibatkan iskemia serebral akut dan hipoksia di daerah yang disuplai oleh arteri ini. Ketika sel-sel otak mengalami hipoksia, tekanan osmotik intraseluler meningkat, dan edema intraseluler kemudian terbentuk. Biasanya, edema otak muncul sekitar 1 hari setelah timbulnya penyakit, dan membutuhkan waktu sekitar 2-3 minggu untuk mereda sepenuhnya. Pada kasus infark serebral yang besar, edema serebral lebih luas, dan bahkan periode edema bisa lebih dari 1 bulan. Selain itu, selain edema serebral, faktor-faktor yang mempengaruhi periode risiko infark serebral termasuk lokasi infark, adanya komplikasi, usia dan penyakit kronis, dll., Yang harus dianalisis berdasarkan kasus per kasus. Kesimpulannya, periode risiko setelah infark serebral berbeda untuk setiap pasien, dan disarankan untuk membuat penilaian yang komprehensif sesuai dengan kondisi spesifik pasien. Kerja sama yang tepat waktu dan aktif dengan dokter akan membantu pasien untuk melewati masa berbahaya tersebut.