Miopi disebabkan oleh perubahan keadaan refraksi mata, seperti kenaikan daya refraksi di atas kisaran normal. Secara teoritis, tidak ada batas maksimum derajat miopi, semakin panjang sumbu mata, maka derajat miopi akan semakin tinggi, tetapi panjang mata tidak akan tumbuh tanpa batas. Dari sudut pandang klinis praktis, derajat miopi tertinggi yang dapat dilihat dalam praktik klinis tidak melebihi 9.000 derajat. Selain menyebabkan kehilangan penglihatan, miopi jenis ini sudah menghasilkan komplikasi fundus yang lebih serius, seperti ablasi retina, retinal fissure, macular fissure dan perdarahan makula. Untuk miopi 3000 derajat atau lebih, juga sulit untuk mempertahankan penglihatan terkoreksi normal secara umum. Untuk menghindari hal ini, penting untuk memperhatikan kebiasaan mata yang wajar secara umum dan mencoba mengendalikan laju pertumbuhan miopi.