Penelitian tentang pengaruh berbagai faktor pada pengobatan miopi telah jauh lebih maju dari sebelumnya. Sebelumnya, diperkirakan bahwa genetika memainkan peran dominan dalam perkembangan dan perkembangan miopi. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa faktor lingkungan yang didapat mungkin memiliki dampak yang lebih besar pada pengobatan miopi daripada faktor genetik. 1. Jarak baca. Ditemukan bahwa jarak baca anak-anak rabun jauh lebih kecil daripada anak-anak ortoptik. Pada remaja dan anak-anak, mata lebih dapat disesuaikan dan dinding mata lebih diperpanjang, sehingga jarak baca terlalu dekat dengan otot siliaris dan otot ekstraokular akan berada di bawah tekanan tinggi. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan miopi atau melemahkan efek pengobatan miopi. 2. Penggunaan mata yang terlalu dekat dalam waktu lama. Kebiasaan menggunakan mata ini cenderung menyebabkan otot-otot siliaris berada dalam keadaan tegang kronis, mengakibatkan kejang otot yang membentuk gambar kabur ketika rabun dekat hadir, yang akhirnya berkembang menjadi miopia, atau menghentikan pengobatan miopia di jalurnya. 3. Terminal televisi dan video. Dampak dari menonton televisi yang berkepanjangan dan bermain komputer pada pengobatan miopi semakin meningkat, dengan hasil survei menunjukkan bahwa anak-anak rabun menonton televisi rata-rata (12,78?9,28) jam per minggu, dibandingkan dengan rata-rata (8,91?5,95) jam per minggu untuk anak-anak yang tidak rabun. 4. Pencahayaan malam hari. Dalam sebuah studi gabungan tentang ketajaman visual yang ada pada anak-anak berusia 2 hingga 16 tahun dan paparan cahaya sebelum usia 2 tahun, ditemukan bahwa anak-anak yang tidur secara teratur di ruangan yang terang benderang selama usia 2 tahun memiliki peluang 48% untuk membutuhkan perawatan miopi di masa depan. Anak-anak yang tidur di kamar gelap memiliki peluang 9% untuk membutuhkan perawatan miopi. 5. Kurangnya aktivitas di luar ruangan. Aktivitas di luar ruangan tidak hanya mencakup latihan fisik, tetapi juga aktivitas rekreasi seperti permainan di luar ruangan, piknik dan jalan-jalan.