Dapatkah Anda bertahan hidup dari skleroderma untuk waktu yang lama dengan kontrol yang baik?

Skleroderma dapat bersifat terbatas dan sistemik, dan biasanya terkontrol dengan baik untuk kelangsungan hidup jangka panjang.
Skleroderma dapat dibagi menjadi skleroderma terbatas dan skleroderma sistemik berdasarkan tingkat keterlibatan lesi. Lesi skleroderma terbatas terutama terbatas pada kulit dan umumnya tidak memengaruhi harapan hidup.
Skleroderma sistemik tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga melibatkan organ dalam. Pengobatan yang tepat waktu dan efektif dapat memblokir keterlibatan kulit dan organ baru, sehingga penyakit ini dapat sembuh dan kembali ke kehidupan normal, dan kelangsungan hidup jangka panjang biasanya dapat terjadi.
Namun, jika skleroderma menimbulkan komplikasi pada organ dalam, seperti gagal jantung, gagal ginjal, fibrosis paru, dan lain-lain, prognosisnya dapat terpengaruh atau bahkan mengancam jiwa.
Ketika skleroderma terjadi, disarankan untuk secara aktif berkonsultasi dengan dokter dan mengikuti instruksi dokter untuk mengatur pengobatan, agar tidak menunda kondisi tersebut.