Sembelit adalah masalah yang sering disebutkan selama kehamilan dan periode pasca melahirkan. Jika Anda tidak berhati-hati, hal ini akan membuat seluruh kehamilan Anda “gelisah”. Terutama pada akhir kehamilan, sembelit akan menjadi semakin serius, sering kali beberapa hari tidak buang air besar, atau bahkan 1-2 minggu tidak bisa buang air besar, yang menyebabkan sakit perut, perut kembung, dan pada kasus yang serius dapat menyebabkan persalinan prematur. Jadi, bagaimana cara mencegah dan mengatasi sembelit? Apakah ada resep pencahar yang sederhana dan efektif? Hari ini, kita akan membahas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Setelah membaca artikel ini, setiap ibu yang mengalami konstipasi dapat buang air besar dengan senang hati~~~~ Ubah kebiasaan makan, makan lebih banyak buah dan sayuran serta biji-bijian Makan terlalu halus akan menyebabkan kesulitan buang air besar, jadi makanlah lebih banyak sayur, buah dan biji-bijian kasar yang mengandung lebih banyak serat. Pada saat yang sama, hindari makan makanan yang pedas dan merangsang serta sulit dicerna, kurangi minum minuman berkarbonasi dan sebagainya. Dalam pemilihan buah juga perlu diperhatikan, sebaiknya jangan makan nanas, kesemek, kayu manis dan sebagainya. Berikut saya berikan beberapa jenis makanan yang dapat memperbaiki sembelit: Kentang: Kentang adalah makanan yang sangat lengkap nutrisi dan mudah dicerna, membantu perkembangan janin, melindungi kesehatan kehamilan. Pada saat yang sama, serat kasarnya dapat meningkatkan gerak peristaltik saluran cerna dan mempercepat metabolisme kolesterol di saluran usus, yang memiliki efek menurunkan kolesterol dan efek pencahar, dan sangat efektif dalam memperbaiki sembelit selama kehamilan. Jagung: Jagung adalah perawatan kesehatan dari biji-bijian kasar. Kandungan serat makanannya sangat tinggi, dapat merangsang gerak peristaltik saluran cerna, mempercepat ekskresi tinja, pada sembelit kehamilan sangat baik. Tentu saja, ia juga memiliki efek diuretik, antihipertensi, meningkatkan metabolisme, menghaluskan kulit dan efek lainnya. Kedelai: nilai gizi kedelai sangat tinggi, juga dikenal sebagai “raja kacang”, “daging di ladang”, mengandung protein berkualitas sangat tinggi dan kaya akan serat makanan, yang kondusif untuk perkembangan janin, dan meningkatkan metabolisme ibu hamil. Pada saat yang sama, kaya akan serat makanan berkualitas tinggi dapat membuka usus, kondusif untuk memperbaiki sembelit. Talas: Talas kaya akan nutrisi dan merupakan makanan alkali yang baik. Talas memiliki peran melindungi sistem pencernaan dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Ibu hamil sering makan talas, dapat meningkatkan gerak peristaltik saluran cerna, membantu tubuh ibu menyerap dan mencerna protein dan nutrisi lainnya, tetapi juga menghilangkan timbunan lemak di dinding pembuluh darah, sembelit selama kehamilan, obesitas, dll. Memiliki efek terapeutik yang sangat baik. Ubah kebiasaan Anda: Buang air besar secara teratur di pagi hari: Paling mudah untuk buang air besar setiap pagi dan setelah makan. Oleh karena itu, setelah bangun tidur, minumlah secangkir air dingin atau air madu saat perut kosong, lalu makanlah sarapan yang baik untuk meningkatkan refleks tegak dan refleks gastrokolik setelah bangun tidur. Dengan cara ini, keinginan untuk buang air besar akan segera muncul, dan ketekunan jangka panjang akan membentuk kebiasaan buang air besar di pagi hari yang baik. Perhatikan air minum setiap hari: Namun, perlu untuk menguasai keterampilan minum air, jika tidak, meskipun Anda minum air, itu mungkin tidak berpengaruh. Misalnya, minumlah air pada waktu yang tetap setiap hari, minumlah dalam tegukan besar tetapi tidak dalam semburan, sehingga air mencapai usus besar sesegera mungkin, daripada dengan cepat diserap ke dalam aliran darah oleh usus. Dengan cara ini, feses dapat menjadi lebih longgar dan mudah dikeluarkan dari tubuh. Lakukan olahraga yang sesuai setiap hari: dan olahraga ringan dapat meningkatkan kekuatan kontraksi otot perut ibu hamil, meningkatkan gerakan peristaltik usus, mencegah atau mengurangi sembelit. Oleh karena itu, ibu hamil, bahkan ketika tubuh mereka semakin berat, harus melakukan beberapa latihan sesuai kemampuan mereka, seperti berjalan kaki. Menjaga tubuh dan pikiran yang bahagia: Pengaturan pekerjaan dan kehidupan yang wajar, memastikan istirahat dan tidur yang cukup, menjaga kondisi mental yang baik dan sikap optimis terhadap kehidupan. Pengobatan: Untuk ibu hamil yang tidak dapat dengan mudah mengonsumsi obat pencahar atau pelumas perangsang yang kuat, dianjurkan untuk menggunakan obat. Dumex: Larutan oral laktulosa, yang memiliki efek merangsang gerakan peristaltik usus besar, menjaga usus tetap terbuka dan meredakan sembelit. Ibu hamil harus berkonsultasi dengan ahli medis sebelum menggunakannya. PESU: Merupakan kombinasi dari probiotik dan prebiotik, yang merupakan pilihan terbaik untuk mengobati sembelit pada ibu hamil, yang murni dari sumber makanan untuk memastikan keamanannya; sementara itu, berbagai prebiotik memiliki peran sebagai serat makanan, yang dapat meningkatkan gerak peristaltik usus dan memiliki efek yang jelas dalam memperbaiki sembelit.