Apa saja obat-obatan untuk melindungi hati dan mengurangi penyakit kuning?

Ada berbagai macam obat pelindung hati dan anti-menguning yang tersedia di klinik. Obat pelindung hati adalah yang paling umum dalam praktik klinis dan bisa sangat efektif dalam menurunkan transaminase dan dapat dibagi menjadi preparat asam glikyrrhetinat, antioksidan dan stabilisator sel membran. Obat yang paling umum digunakan dalam praktik klinis adalah glikopirrolat, glutation tereduksi dan polienil fosfatidilkolin, yang juga merupakan obat yang paling efektif. Di antara mereka, glikopirrolat memiliki efek terkuat dalam mengurangi transaminase, diikuti oleh efek anti-alergi dan anti-inflamasi yang kuat. Obat anti-kekuningan yang paling umum digunakan adalah adenosylmethionine, yang tersedia dalam formulasi oral dan intravena. Ada juga banyak obat-obatan Cina yang dapat digunakan untuk melindungi hati dan mengurangi kekuningan, seperti tablet anti-inflamasi dan kolagoge, tablet kolagoge shu, dan cairan oral Yinjian Huang. Secara klinis, obat yang berbeda dapat digunakan, tergantung pada kondisinya, baik sendiri maupun dalam kombinasi. Dalam kasus yang lebih ringan, persiapan oral dapat dipertimbangkan, sementara dalam kasus yang parah, infus intravena diperlukan pada waktu yang tepat. Namun demikian, pengobatan hati tidak efektif dalam semua kasus peningkatan aminotransferase dan bilirubin, dan pengobatan penyebabnya adalah yang paling penting.