Penyebab utama kejang-kejang mendadak saat tidur pada anak-anak termasuk kedutan fisiologis, trauma kepala, kejang-kejang, dan epilepsi, dan disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengidentifikasi penyebab dan mengobati gejalanya. Penyebab umum dan pengobatan I. Faktor fisiologis: olahraga berlebihan sebelum tidur, menyebabkan otot tegang, relaksasi otot setelah tidur, menyebabkan kejang-kejang; biasanya stres mental, saraf otak dalam keadaan tegang, kurang berolahraga, kebugaran fisik buruk, dapat menyebabkan kejang-kejang, umumnya tidak perlu ditangani. Kedua, faktor penyakit: 1, trauma kraniocerebral: bayi akibat benturan yang disebabkan oleh trauma kraniocerebral, perdarahan intrakranial saat tidur, yang dapat menyebabkan kejang mendadak; dianjurkan untuk memperbaiki CT kepala, dapat mematuhi petunjuk dokter untuk mengontrol fungsi koagulasi obat, seperti vitamin K, bila serius, perlu dilakukan pembedahan; 2, kejang-kejang: bayi kekurangan vitamin D, kalsium, yang dapat menyebabkan peningkatan rangsangan saraf, mengakibatkan kontraksi otot, bila serius, terjadi kejang-kejang rendah kalsium, Anda perlu tepat waktu Konsultasi dan pengobatan, ikuti petunjuk dokter untuk melengkapi vitamin D dan kalsium; kejang demam tinggi juga dapat menyebabkan kejang-kejang, kebutuhan untuk resusitasi tepat waktu, perawatan pendinginan; 3, epilepsi: penyebab utamanya adalah korteks serebral distimulasi untuk menghasilkan cairan yang tidak normal, sering dimanifestasikan sebagai kejang otot yang berkedut, kejang-kejang yang disertai dengan hilangnya kesadaran, dapat diikuti dengan petunjuk dokter untuk menggunakan obat-obatan, seperti karbamazepin, dll., seperti kejang epilepsi yang tidak dapat dikontrol, perawatan bedah yang layak; 4, lainnya: siklik Lainnya: gangguan gerakan anggota tubuh secara berkala, penyakit parasit kraniocerebral, ensefalitis, meningitis dan penyakit lainnya juga dapat menyebabkan situasi seperti itu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, sesuai dengan penyebab pengobatan. Tindakan pencegahan setiap hari perlu memperhatikan diet seimbang anak-anak, suplemen mineral, makan lebih banyak buah dan sayuran; hindari olahraga berat sebelum tidur; tidur untuk menghindari cahaya terang, stimulasi kebisingan, meningkatkan kualitas tidur anak-anak.