Epilepsi dapat terjadi kapan saja sebelum ulang tahun pertama bayi dan gejala awal epilepsi tidak terlihat jelas. Meskipun gejala epilepsi pada bayi tidak terlihat jelas, gejala tersebut dapat dideteksi dengan pengamatan yang cermat. Pertama, ketika bayi sedang menyusui, gejala seperti berhentinya gerakan menyusui, mata yang menatap, keringat berlebih pada kepala, dan warna kebiruan dapat berulang berkali-kali. Kedua, anak mungkin tiba-tiba jatuh saat berjalan, tidak dapat memegang mangkuk saat makan, dan tidak merespons teriakan, dll., tetapi dapat segera kembali normal. Ketiga, ketika bayi mengalami kejang yang terbatas, mereka mungkin menunjukkan semburan singkat kejang atau mati rasa atau kesemutan di satu sisi mulut, kelopak mata, jari tangan, jari kaki atau satu sisi wajah dan ujung tungkai, dan beberapa anak mungkin menunjukkan gerakan kecil yang tidak disadari seperti menepuk-nepuk bibir, membuka kancing baju, mengunyah, dan sebagainya. Jika kondisi di atas ada pada bayi, disarankan untuk mengunjungi departemen neurologi pediatrik tepat waktu untuk mengetahui dan menentukan penyebab epilepsi sesegera mungkin, dan secara aktif mengobati penyebab epilepsi. Jika epilepsi dapat dideteksi pada tahap awal dan pengobatan standar diberikan, maka kesembuhan dapat dicapai.