Ultrasonografi Colour Doppler (ultrasonografi warna) digunakan dalam berbagai aplikasi klinis, sebagai berikut: Arteri kranial (sklerosis, suplai darah yang tidak adekuat, kejang stenosis, kelainan pembuluh darah kranial yang khas) Arteri karotis dan tungkai (sklerosis stenosis, estimasi stenosis, IMT, plak) Penyakit pembuluh darah mata dan mata (aksis mata, katarak, kekeruhan vitreus, ablasio vitreus posterior, tumor mata, benda asing, arteri retina sentral, dan arteri oftalmikus) Penyakit pada daerah rahang atas (parotitis, tumor parotis, tumor jaringan lunak) Penyakit kelenjar tiroid dan paratiroid (pembesaran sederhana, pembesaran nodular, tumor jinak dan ganas, hiperfungsi, hipofungsi, penyakit Hashimoto, inflamasi akut dan subakut) Penyakit kelenjar getah bening dangkal pada leher, ketiak, dan selangkangan (reaksi inflamasi, metastasis, limfoma jinak dan ganas) Penyakit payudara (hiperplasia, tumor jinak dan ganas, inflamasi) Penyakit jantung (aritmia, penyakit katup jantung, kardiomiopati, manifestasi jantung hiperkardia atau penyakit jantung paru atau koroner, penyakit jantung bawaan, tumor jantung, fungsi jantung yang tidak normal, efusi perikardial) Penyakit toraks (efusi, tumor, tumor paru dalam keadaan efusi dan atelektasis paru) Penyakit hati (hipoplasia hati, kehilangan hati kronis, hati polikistik, perlemakan hati, sirosis dan hipertensi portal, tumor jinak dan ganas pada hati, trombosis vena porta dan emboli kanker hati) Penyakit empedu (kolesistitis, polip empedu, adenomiosis, kolesterolosis, kandung empedu dan batu saluran empedu intra dan ekstra hati, obstruksi empedu, kandung empedu dan kanker saluran empedu) Penyakit limpa (agenesis limpa kongenital, limpa parapleural, limpa yang mengembara, splenomegali, hipoplasia limpa, tumor jinak dan ganas pada limpa, limpa polikistik, hematoma limpa, abses limpa, hipersplenisme, atrofi limpa, infark limpa) Penyakit pankreas (pankreatitis akut dan kronis, pseudokista, tumor jinak dan ganas) Penyakit saluran cerna (gastritis superfisial atau atrofi, tukak lambung, prolaps lambung, retensi lambung, tumor saluran cerna jinak dan ganas, stenosis pilorus, penyumbatan duodenum, penyumbatan usus, intususepsi, usus buntu akut, perforasi saluran cerna) Penyakit adrenal (pheochromocytoma, metastasis, adenoma korteks, kista) Penyakit ginjal (nefritis akut dan kronik, insufisiensi ginjal, batu ginjal, prolaps ginjal) Batu ginjal, prolaps ginjal, prolaps ginjal, agenesis ginjal, ginjal ganda, hidronefrosis, ginjal polikistik, kista ginjal, tumor ginjal jinak dan ganas, hematoma perinefrik atau abses atau efusi, tuberkulosis ginjal, tanda kacang, arteriosklerosis ginjal) Penyakit ureter (cairan, batu, kista, tumor) Penyakit kandung kemih dan uretra (radang, batu, benda asing, pembekuan darah, divertikula, tumor, penentuan sisa urin, retensi urin) Penyakit prostat dan vesikula seminalis (prostat dan vesikula seminalis) hipertrofi prostat, peradangan, tumor, batu, kista, vesikulitis seminalis, tumor atau batu vesikula seminalis, agenesis vesikula seminalis, kista saluran ejakulasi) Gangguan skrotum (testis atau epididimitis, torsio testis, tumor testis atau hematoma, atrofi atau hipoplasia testis, syringomyelia, kriptorkismus, kista seminalis, varikokel, hernia inguinalis) Gangguan adneksa dan panggul (malformasi, fibroid uterus, adenomiosis, polip endometrium, hiperplasia endometrium, kanker endometrium, pengapuran endometrium, efusi uterus, IUD, tumor ovarium jinak dan ganas, kista cokelat, kista folikel, kista luteal, kista luteinisasi, ovarium polikistik, pemantauan folikel, varises panggul, efusi panggul) Kehamilan (penentuan usia kehamilan dini, pertengahan, akhir, penentuan usia kehamilan, perkembangan embrio yang tidak normal, orientasi janin, janin kembar atau multipel, kehamilan ektopik, preeklampsia, keguguran refrakter, keguguran dini, Penyakit tulang, sendi dan otot (edema jaringan lunak atau abses atau hematoma atau tumor, ruptur tendon, efusi rongga sendi, kista fosa N, kista selubung tendon, benda asing) Penyakit ruang perut dan retroperitoneal (tumor, hematoma atau abses, pembesaran kelenjar getah bening, kelainan arteriovenosa perut) Intervensi yang dipandu dengan ultrasound (biopsi tusukan, aborsi hisap, aborsi)