Glaukoma adalah kebutaan kedua yang paling umum di dunia dan kebutaan nomor satu yang tidak dapat dipulihkan, dan merupakan bahaya kesehatan yang umum dan serius yang memengaruhi kehidupan masyarakat. Hampir 10 juta orang terkena glaukoma di Tiongkok dan hampir 70 juta di seluruh dunia. Ini terjadi dengan cepat, berbahaya, berbahaya, dan dapat menyebabkan kebutaan kapan saja. Penyakit ini dapat menyerang semua usia, dari bayi hingga paruh baya dan lansia, dan memiliki predisposisi genetik. Karena sifatnya yang “berbahaya”, penyakit ini tidak mudah terdeteksi pada tahap awal dan sering kali sulit dikendalikan ketika gejalanya menjadi jelas. Oleh karena itu, pencegahan dan deteksi dini melalui pemeriksaan mata secara teratur merupakan langkah kunci untuk menghindari “pembunuh penglihatan yang tidak terlihat” ini. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), separuh dari semua pasien glaukoma di negara maju tidak menyadari bahwa mereka menderita glaukoma, dan lebih dari 90% dari mereka yang berada di negara berkembang tidak menyadari penyakit mereka dan bahkan belum pernah mendengarnya. Namun demikian, begitu penyakit ini hadir, tidak hanya sulit untuk diobati, tetapi juga sulit untuk dibalikkan. Para dokter mata mengingatkan semua orang bahwa orang dengan riwayat keluarga glaukoma (terutama mereka yang memiliki glaukoma dalam keluarga dekatnya) harus melakukan pemeriksaan rutin di rumah sakit spesialis mata. Penting untuk segera mencari pertolongan medis jika Anda melihat adanya pembengkakan mata, sakit kepala, atau sensasi seperti pelangi saat melihat cahaya. Glaukoma berkembang pada kedua mata, dan penting untuk segera memeriksakan mata yang lain apabila salah satu mata terpengaruh. Pemeriksaan rutin harus dilakukan selama pengobatan untuk menghindari kebutaan progresif tanpa gejala. Untuk memperkuat pendidikan publik, agar lebih banyak orang memahami potensi bahaya glaukoma, memperhatikan pemeriksaan mata dan secara efektif mencegah glaukoma, banyak lembaga perawatan mata di Tiongkok melakukan sejumlah besar kegiatan kesadaran glaukoma dan klinik setiap tahun. 5 kelompok orang yang berisiko tinggi glaukoma, seperti mereka yang memiliki miopia atau hiperopia tinggi, riwayat glaukoma dalam keluarga, tekanan darah tinggi atau rendah, diabetes, berusia lebih dari 40 tahun Orang dengan miopi atau hiperopi tinggi, riwayat keluarga glaukoma, hipertensi atau hipotensi, diabetes, berusia di atas 40 tahun dan mereka yang telah dirawat karena glaukoma harus mengunjungi departemen oftalmologi secara teratur untuk pemeriksaan terperinci tentang glaukoma.