Apakah gangguan pernapasan merupakan virus corona baru?

Pasien dengan infeksi virus corona baru mungkin mengalami dispnea, misalnya, tetapi dispnea tidak selalu berarti bahwa mereka memiliki virus corona baru. Dyspnoea dapat terjadi pada banyak penyakit saluran pernapasan, seperti asma bronkial, penyakit paru obstruktif kronik, bronkiektasis, dan bahkan kanker paru-paru, yang dapat menyebabkan dyspnoea akibat tumor besar. Selain itu, dyspnoea juga dapat terjadi pada penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, penyakit jantung dan insufisiensi jantung. Oleh karena itu, gejala-gejala dispnea harus dibedakan secara hati-hati, dengan mempertimbangkan usia pasien, penyakit yang mendasari, dan tanda-tanda spesifik perkembangan penyakit.