Para peneliti di National Institutes of Health (NIH) telah mengidentifikasi sebuah gen yang menghambat pertumbuhan melanoma ganas, salah satu jenis kanker kulit yang paling mematikan. Diterbitkan dalam jurnal Nature edisi 29 Maret. Genetics, temuan ini mengikuti analisis genetik sistematis terhadap sekelompok enzim yang terkait dengan kanker kulit dan kanker lainnya. Studi NIH menemukan bahwa seperempat dari melanoma telah diubah (atau bermutasi) dalam gen mereka yang mengkodekan enzim matriks metaloprotein (MMP). MMP dan enzim penting lainnya memainkan peran fungsional dalam pertumbuhan tumor dan penyebaran penyakit, yang menjadi dasar bagi pengembangan rencana perawatan kanker yang lebih personal. Anggota keluarga gen MMP sering dianggap sebagai proto-onkogen, dan banyak tumor yang mengekspresikan enzim MMP tingkat tinggi, dan para peneliti telah menghabiskan waktu puluhan tahun untuk mencari cara menggunakan MMP sebagai target yang paling menjanjikan untuk terapi kanker. Namun, ketika penghambat MMP diuji pada pasien dengan berbagai jenis kanker, obat-obat tersebut gagal memperlambat pertumbuhan tumor dan kadang-kadang bahkan mempercepatnya. Studi terbaru ini dapat membantu menjelaskan mengapa obat yang dirancang untuk mengobati dengan cara memblokir enzim MMP berkinerja sangat buruk. Karena ternyata gen MMP, yang paling sering mengalami mutasi pada melanoma, sama sekali bukan merupakan proto-onkogen. Para peneliti di National Human Genome Research Institute (NHGRI) menemukan bahwa MMP-8 sebenarnya bertindak sebagai gen penekan kanker pada melanoma, dan sekitar 6% pasien melanoma memiliki tumor yang mengandung gen MMP-8 yang bermutasi atau gen penekan tumor terkait, sehingga tidak bijaksana untuk memblokir semua gen MMP. Penelitian menunjukkan bahwa pengobatan yang lebih baik adalah dengan menemukan obat untuk memulihkan atau meningkatkan fungsi MMP-8, atau hanya memblokir MMP yang memang merupakan proto-onkogen. Para peneliti melaporkan dalam jurnal Inggris Nature Genetics bahwa gen yang mereka temukan adalah salah satu gen matrix metalloproteinase (MMP), yang sebelumnya dianggap sebagai gen penyebab kanker, tetapi penelitian baru menunjukkan bahwa gen tersebut sebenarnya adalah gen penekan tumor. adalah gen penekan tumor.