1, tunggul harus memiliki panjang yang sesuai, tunggul harus memiliki cakupan jaringan lunak yang moderat, hindari tunggul berbentuk kerucut, pastikan daya ungkit yang cukup dan daya kontrol otot yang baik. 2 . Rentang gerak sendi di sisi yang diamputasi harus normal dan kuat. 3 . Sendi anggota tubuh yang tersisa harus mempertahankan fungsi fisiologis asli sejauh mungkin, tanpa kelainan bentuk kontraktur. 4, tunggul tidak boleh mengalami nyeri tekan, taji tulang, neuroma. 5, kulit tidak memiliki lipatan, tahan tekanan, ketahanan aus, sensasi normal, bekas luka sayatan linier, tidak ada adhesi dengan tulang. 6 . Tunggulnya sudah terbentuk.