Kontraktur pinggul kongenital dibagi menjadi dua jenis, yaitu kontraktur pinggul adduksi dan kontraktur pinggul abduksi. Yang pertama jarang terjadi dan harus dibedakan dari dislokasi pinggul kongenital, sedangkan yang kedua umum terjadi. Manifestasi klinisnya pada masa bayi dan masa kanak-kanak berbeda, masa bayi sebagian besar posisi berbaring katak, sisi yang terkena aktivitas tungkai bisa, tungkai yang terkena sedikit lebih panjang, anak-anak berjalan dengan keras, berlari saat lebih sulit dan sulit dilihat, jongkok jarak antara kedua kaki melebar atau posisi katak, tungkai yang terkena lebih panjang dari tungkai yang sehat. Tanda-tanda klinis terutama adalah tes Ober dan tes adduksi. Prinsip pengobatannya adalah: diagnosis dini, pengobatan dini, pijat traksi penculik pinggul dan rotator eksternal, berlaku untuk bayi dan anak kecil, di mana pengobatan non-bedah selama lebih dari tiga bulan di atas usia tiga tahun pengobatan konservatif gagal, pengobatan bedah dapat dipertimbangkan, operasi termasuk pemotongan dan pelepasan bundel iliopsoas, eksisi parsial otot gluteal dan pelepasan.