Perbedaan antara lesi ulseratif jinak dan ganas pada kolon sigmoid

Perbedaan antara lesi ulseratif sigmoid jinak dan ganas terutama terlihat pada morfologi enteroskopi, tingkat keparahan penyakit, modalitas pengobatan, dan prognosis pengobatan. Ulkus sigmoid jinak memiliki dasar ulkus yang lebih halus, tepi yang rapi, ulkus yang lebih kecil, dan kedalaman yang lebih dangkal di bawah enteroskopi. Tingkat keparahannya umumnya ringan, dan dapat diobati dengan pengaturan pola makan dan pengobatan umum lainnya atau pengobatan dengan obat; tukak yang serius dapat berlubang, dan biasanya memerlukan perawatan bedah, tetapi prognosis keseluruhan umumnya lebih baik. Ulkus kolon sigmoid ganas, yaitu kanker kolon sigmoid, memiliki bentuk yang tidak beraturan di bawah kolonoskopi, yang berbentuk kapal atau kawah, dengan ulkus yang lebih besar, kedalaman yang lebih dalam, dan bagian bawah yang tidak rata. Secara umum, kanker ini lebih serius dan harus ditangani dengan pembedahan segera setelah didiagnosis, dan jika terdapat metastasis, pembersihan kelenjar getah bening atau radioterapi harus dilakukan, dan penyembuhan secara keseluruhan umumnya buruk. Kesimpulannya, jika Anda menemukan ulkus sigmoid, Anda harus pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang jelas di bawah bimbingan dokter.