Mati rasa pada satu kaki terutama disebabkan oleh dua faktor: Pertama, karena herniasi diskus atau penyempitan saluran akar saraf di daerah lumbar, yang mengakibatkan tekanan dan rangsangan terus menerus pada akar saraf di daerah lumbar. Ketika ikatan saraf di dalam akar saraf, karena herniasi diskus atau penyempitan saluran akar saraf, mengakibatkan iskemia pada serabut saraf, gejala mati rasa akan muncul dalam distribusi cabang bawah yang sesuai, dan ketika duduk dalam waktu lama, membungkuk, dan mengangkat benda berat. Gejala mati rasa semakin diperparah dengan duduk lama, membungkuk dan mengangkat benda berat, dan ketegangan yang berlebihan pada punggung bawah. Istirahat, terutama istirahat di tempat tidur, dan kehangatan di daerah pinggang akan membantu mengurangi mati rasa. Kedua, sindrom otot berbentuk buah pir, karena ada saraf yang melewati otot pinggul berbentuk buah pir, ketika saraf di dalamnya, yaitu saraf skiatik, terlalu diperas dan distimulasi, akan menyebabkan iskemia bundel saraf, maka gejala mati rasa akan muncul di kaki bagian distal. Khususnya, apabila sendi pinggul diputar secara eksternal, atau apabila otot pir tegang atau tertarik akibat gerakan ke dalam, iskemia akan semakin parah dan mati rasa menjadi lebih buruk.