Tingkat keberhasilan IVF di Cina adalah 40%-60%. Tingkat keberhasilan dapat berkurang ketika IVF dilakukan pada usia 40 tahun, dan berfluktuasi antara 30%-50% tergantung pada tingkat perawatan medis setempat. Selain tingkat perawatan medis, IVF juga dipengaruhi oleh kondisi sistem reproduksi pasangan dan faktor psikologis. Umumnya, seiring dengan bertambahnya usia, fungsi reproduksi akan terpengaruh, baik pada pria maupun wanita, dan tingkat keberhasilan akan menurun. Jika seorang wanita berusia 40 tahun diperiksa dan ovariumnya tidak gagal sebelum waktunya, siklus menstruasinya normal, dan kualitas sperma pria sesuai standar yang diperlukan untuk IVF, tingkat keberhasilan IVF akan relatif tinggi. Selain itu, endometrium merupakan tempat yang penting untuk implantasi embrio. Jika seorang wanita berusia 40 tahun masih memiliki ketebalan endometrium yang baik, pembelahan sel yang baik dan aliran darah yang kaya, dia dapat meningkatkan tingkat implantasi embrio dibandingkan dengan wanita pada usia yang sama, sehingga meningkatkan tingkat keberhasilan IVF. Kecemasan dan stres yang berlebihan pada wanita dapat dengan mudah menyebabkan gangguan endokrin, yang mengakibatkan penurunan kualitas folikel dan keberhasilan pembuahan embrio, sehingga mengurangi tingkat keberhasilan IVF. Dalam hal ini, baik pasangan maupun keluarga harus saling menyemangati dan mempertahankan sikap optimis. Juga disarankan untuk memilih rumah sakit yang profesional dan berwibawa untuk memastikan teknologi medis yang lebih baik, yang juga merupakan faktor penting dalam meningkatkan tingkat keberhasilan IVF.