1. Tidak merokok: Risiko terkena kanker yang berhubungan dengan merokok terkait erat dengan berapa lama seseorang telah merokok dan seberapa banyak ia merokok. Kanker yang paling umum terkait dengan merokok adalah kanker paru-paru, yang merupakan pembunuh utama kematian akibat kanker di kalangan pria dan wanita di Amerika Serikat. Menjauhi tembakau dapat mengurangi risiko kanker paru-paru dan kanker lainnya, tidak peduli berapa lama Anda telah merokok sebelumnya. Makan lebih banyak buah dan sayuran: The American Cancer Society merekomendasikan makan setidaknya lima buah dan sayuran setiap hari karena mengandung vitamin, mineral, antioksidan, dan zat-zat lain yang dapat mengurangi risiko kanker. Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa hubungan antara konsumsi buah dan sayuran dan pengurangan risiko kanker tidak sekuat yang dibayangkan, tetapi sebagian besar ahli masih sangat yakin bahwa pola makan nabati adalah cara utama untuk menjaga tubuh Anda tetap sehat. 3. Batasi asupan lemak: Penelitian telah menunjukkan bahwa diet tinggi lemak atau asupan lemak jenis tertentu yang berlebihan sangat terkait dengan kanker usus besar dan kanker payudara pascamenopause. Alasannya mungkin karena diet tinggi lemak berarti energi yang tinggi dan peningkatan insiden obesitas. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami lebih lanjut jenis lemak mana yang harus dihindari dan bagaimana pengaruhnya terhadap perkembangan kanker. Pedoman saat ini merekomendasikan asupan lemak harian sebesar 20 hingga 30 persen dari kebutuhan energi, dengan sebagian besar lemak berasal dari asam lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal seperti ikan, kacang-kacangan, dan minyak nabati. 4. Olahraga teratur: Semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa mereka yang aktif secara fisik memiliki risiko terkena beberapa jenis kanker yang jauh lebih rendah daripada mereka yang lebih memilih untuk tidak banyak bergerak. Empat puluh lima hingga 60 menit olahraga ringan hampir setiap hari dalam seminggu dapat memberi Anda lebih banyak energi dan dianggap dapat mengurangi risiko kanker payudara dan usus besar. 5. Pertahankan berat badan yang sehat: Kelebihan berat badan dan obesitas dapat meningkatkan kejadian kanker payudara, usus besar, endometrium, kerongkongan, dan ginjal pascamenopause. Obesitas telah terbukti meningkatkan risiko kanker prostat, hati, kandung empedu, pankreas, lambung, ovarium dan rahim. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa di Amerika Serikat, kelebihan berat badan merupakan faktor penyebab 14 hingga 20 persen kematian akibat kanker pada orang dewasa. Batasi asupan alkohol: Minum alkohol dapat meningkatkan risiko kanker rongga mulut, faring, laring, kerongkongan, hati, usus besar dan rektum. Wanita tidak boleh minum lebih dari satu botol minuman beralkohol per hari, dan pria tidak boleh minum lebih dari dua botol. Hindari Sinar: Sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari, lampu panas radiasi dan mesin penyamakan kulit komersial adalah penyebab utama kanker kulit, kanker yang paling umum dari semua jenis kanker. 8. Lindungi diri Anda dari infeksi: Infeksi yang disebabkan oleh virus dianggap sebagai faktor risiko untuk beberapa jenis kanker. Human papillomavirus, penyakit menular seksual, adalah penyebab paling umum kanker serviks. Virus hepatitis B kronis dan hepatitis C dapat meningkatkan risiko kanker hati, dan biasanya ditularkan melalui darah yang terkontaminasi, jarum suntik, atau hubungan seksual tanpa pengaman. Human immunodeficiency virus, virus yang menyebabkan AIDS, juga dapat meningkatkan kejadian beberapa jenis kanker dan sering ditularkan melalui hubungan seksual tanpa kondom atau penggunaan jarum suntik bersama. 9, memasak tidak menutup jendela dan pintu: kisaran efektivitas kap mesin saat ini hanya 45 cm di bawah kap mesin, sisa asap yang dipancarkan oleh jumlah asap beracun adalah sebatang rokok ribuan kali per orang setiap hari di lingkungan ini untuk menyerap asap beracun daripada satu jam untuk merokok dua bungkus rokok lebih banyak. Sarankan agar ibu rumah tangga tidak terlalu percaya takhayul kap mesin, kurangi menggoreng dengan suhu tinggi cara memasak yang tidak sehat, lebih banyak membuka jendela untuk menjaga sirkulasi udara di dapur.