Integrasi sensorik dapat dilatih di rumah, tentu saja, di tempat yang profesional oleh guru yang profesional, dengan peralatan yang profesional untuk hasil yang lebih baik, pelatihan yang lebih tepat sasaran. Pelatihan integrasi sensorik terutama merupakan pelatihan sensorik manusia yang paling penting, yang dapat dibagi lagi menjadi taktil, keseimbangan vestibular, kinestetik, dan item pelatihan lainnya. Secara khusus diperkenalkan sebagai berikut: Pelatihan taktil Memperkuat kulit, otot besar dan kecil serta induksi saraf sendi, mengidentifikasi tingkat sensasi, menyesuaikan sensitivitas saraf sensorik otak. Peralatan yang digunakan: bola pijat, kolam ombak, papan taktil keseimbangan. Indikasi: Menangis, penakut, emosional, takut pada orang asing, kikuk, takut disentuh, pengucapan yang salah, pilih kasih, pilih-pilih makanan, konsentrasi yang buruk, autisme, kelemahan dan sebagainya. Latihan Keseimbangan Vestibular Menyesuaikan informasi vestibular dan menyeimbangkan fungsi respon otomatis dari sistem saraf, meningkatkan kesehatan organisasi saraf bahasa, keseimbangan vestibular dan integritas kemampuan audio visual. Peralatan yang digunakan: Silinder, Treadmill Keseimbangan, Bola Naga Pijat, Perosotan, Platform Keseimbangan, Jembatan Kano Goyah, Tas Kangguru, Skuter Melingkar. Indikasi: kurangnya fleksibilitas, postur tubuh yang tidak tepat, koordinasi bilateral yang buruk, hiperaktif, mudah tersinggung, perkembangan bahasa yang tertunda, perkembangan visual-spasial yang buruk, kesulitan membaca, rasa percaya diri yang rendah, konsentrasi yang buruk, mudah terjatuh, rasa arah yang tidak jelas, kemampuan belajar, dan perkembangan kebiasaan. Latihan memantul Menyesuaikan sistem saraf sensorik keseimbangan yang melekat dan keseimbangan vestibular, memperkuat saraf peraba dan informasi sendi, dan mendorong perkembangan suara otak kiri dan kanan. Peralatan yang digunakan: bola kroket, tempat tidur lompat. Indikasi: berdiri dan duduk tanpa fase, postur tubuh yang salah, emosional, kurangnya fleksibilitas fisik, hiperaktif, kurang perhatian, perkembangan bahasa yang tertunda, kesulitan membaca, penakut, emosional, kikuk, penilaian visual yang buruk, perkembangan taktil yang buruk, kurangnya informasi sendi. Latihan Keseimbangan Intrinsik Menyesuaikan saraf tulang belakang bagian tengah dan koordinasi gravitasi, memperkuat sistem keseimbangan telinga tengah, mengkoordinasikan fungsi saraf seluruh tubuh, dan meletakkan dasar bagi perkembangan otak. Penggunaan peralatan: kursi berkaki satu, gyro besar, alat bantu jalan, silinder penahan vertikal. Indikasi: Duduk tanpa duduk, berdiri tanpa berdiri, hiperaktif dan gelisah, mudah jatuh, pemarah, mudah tersinggung, perkembangan bahasa yang buruk, kurangnya kemampuan organisasi dan penalaran, koordinasi bilateral yang buruk, tangan dan kaki yang tidak fleksibel, rasa percaya diri yang rendah. Pelatihan proprioseptif Memperkuat keseimbangan intrinsik, keseimbangan vestibular, indera peraba, koordinasi bilateral otot besar dan kecil, kemampuan gerak tubuh yang fleksibel, perkembangan otak kiri dan kanan yang baik dan seimbang. Peralatan yang digunakan: ranjang lompat, platform keseimbangan, jembatan kayu yang bergoyang-goyang, papan luncur, balok keseimbangan vertikal berbentuk S, balok keseimbangan horizontal berbentuk S, papan keseimbangan bundar. Indikasi: perkembangan bahasa yang tertunda, kecanggungan, kurangnya perhatian, hiperaktif, kemurungan, kurangnya pengaturan dan kreativitas. Dong Yanmei Apa itu Integrasi Sensori Integrasi sensorik mengacu pada kemampuan otak untuk mengatur, menganalisis, dan memproses informasi sensorik dari semua indera tubuh berkali-kali untuk membuat keputusan yang tepat, sehingga seluruh organisme dapat berfungsi secara harmonis dan efektif. Berbagai bagian otak harus bekerja secara terpadu dan terkoordinasi untuk mencapai aktivitas kognitif manusia yang canggih dan kompleks, termasuk perhatian, pengendalian diri, generalisasi dan pemahaman. Ketika ada masalah dengan sintesis informasi sensorik otak, hal ini mencegah organisme berfungsi secara efektif dan disebut gangguan integrasi sensorik, yang dibagi menjadi lima area utama: integrasi keseimbangan, integrasi taktil, integrasi proprioseptif, integrasi visual dan pendengaran. Orang pada umumnya lebih memperhatikan indera penglihatan, pendengaran dan penciuman, tetapi sebenarnya indera yang paling mendasar dan penting yang dibutuhkan manusia dari bawah ke atas adalah indera peraba, keseimbangan vestibular, dan kinestesia. Sensasi sentuhan mengacu pada sensasi suhu, kelembapan, rasa sakit, tekanan, dan getaran dari dunia luar yang diterima oleh sel-sel saraf yang didistribusikan ke seluruh tubuh melalui kulit. Sensasi keseimbangan vestibular menggunakan tiga pasang kanal setengah lingkaran dan otolit di telinga bagian dalam untuk mengeksplorasi gravitasi dan mengontrol orientasi kepala serta keseimbangan tubuh saat bergerak. Kinestesia (juga dikenal sebagai sensasi dalam) adalah sensasi dari otot, sendi, dan ligamen di dalam tubuh kita. Ini adalah indera untuk memahami posisi dan gerakan anggota tubuh. Berbagai indera manusia merupakan proses pembelajaran di mana otak dan tubuh saling berkoordinasi, dan hampir 80 persen pembelajaran terjadi pada masa bayi dan masa kanak-kanak. Oleh karena itu, perhatian harus diberikan pada pelatihan keterampilan motorik awal anak-anak. Jika seorang anak memiliki gangguan integrasi sensorik, maka akan menyebabkan ketidaknyamanan pada pembelajaran, kehidupan, dan aktivitas anak di masa depan, sehingga orang tua harus memperhatikan aspek ini. Sensory Integration Training (SIT) adalah sebuah program yang menggunakan peralatan khusus dan stimulasi yang dirancang khusus untuk memperbaiki gangguan neurologis anak.