Apa hubungan antara miopi dan diet?

  Orang tua tahu bahwa penggunaan elektronik yang berlebihan dan kebiasaan membaca yang buruk dapat menyebabkan miopi, tetapi mereka tidak menyadari bahwa miopi juga terkait dengan ‘makan’.         Asupan gula yang berlebihan menyebabkan jaringan skleral mata menjadi kurang elastis. Di bawah pengaruh tekanan intraokular, dinding mata mengembang, membuat diameter anterior dan posterior mata terlalu panjang, yang dapat dengan mudah menyebabkan miopia. Selain itu, metabolisme gula membutuhkan vitamin B1 dalam jumlah besar, yang dapat habis jika terlalu banyak gula yang dikonsumsi, dan terlalu banyak gula dapat mengurangi kalsium dalam tubuh, yang juga dapat mengurangi elastisitas dinding mata dan berkontribusi pada miopia.  Makanan panggang dan asap Pembentukan miopia dikaitkan dengan kekurangan garam anorganik seperti kalsium dan kromium dalam tubuh. Garam anorganik kalsium dan kromium berperan penting dalam mempertahankan tekanan intraokular dan kekerasan dinding mata, serta mencegah miopi pada mata. Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan berbasis protein panggang dan asap seperti kebab domba panggang, Anda dapat mengalami kekurangan kalsium dalam tubuh Anda. Dengan tidak adanya kalsium, kekuatan sklera menurun dan ketangguhannya menjadi kurang sehat, tidak dapat menangkal iritasi yang berkepanjangan, sehingga membentuk tahap awal miopia.  Makanan halus Makanan bertepung yang diproses secara halus seperti kentang goreng dan kue dapat menyebabkan pankreas memproduksi lebih banyak insulin, dan kelebihan insulin ini menyebabkan penurunan cepat dalam faktor pertumbuhan penting yang disebut protein-3. Gangguan protein-3 selama perkembangan dapat menyebabkan mata tumbuh terlalu panjang dan lensa berkembang secara tidak konsisten. Miopi adalah suatu kondisi di mana mata terlalu panjang dan gambar tidak terfokus pada bagian depan retina, sehingga menghasilkan gambar yang kabur. Penting juga untuk dicatat, bahwa anak-anak yang tidak mengunyah dengan baik dalam makanan mereka, juga bisa menderita penglihatan yang buruk.  Makan makanan yang kaya kalsium dan kromium Seperti yang telah disebutkan, kalsium dan kromium baik untuk pertumbuhan mata anak-anak, jadi orang tua harus memperhatikan untuk menyediakan makanan yang kaya kalsium dan kromium dalam makanan mereka. Makanan yang kaya kalsium termasuk susu, pasta wijen, kulit udang, ikan dengan tulang, dll. Makanan tersebut juga harus disertai dengan makanan yang kaya vitamin D, hati hewan, kuning telur, dan paparan sinar matahari yang lebih banyak untuk memfasilitasi penyerapan dan konsumsi kalsium.