Pertama-tama, mari kita analisis bagaimana alkohol dipecah di dalam tubuh. Setelah alkohol masuk ke dalam tubuh melalui mulut, alkohol pertama-tama dipecah oleh enzim menjadi asetaldehida, yang kemudian didehidrogenasi oleh enzim asetaldehida untuk membentuk asam asetat, yang kemudian disebarkan ke seluruh tubuh melalui gerakan atau dispersi untuk membentuk karbondioksida dan air, yang dibuang dari tubuh melalui pernapasan dan buang air kecil. Jika Anda mengalami mabuk, solusi pertama adalah menghidrasi tubuh Anda. Alasan utama mabuk adalah karena tubuh berada dalam keadaan dehidrasi ekstrem akibat minum berlebihan, dan asetaldehida dalam tubuh belum sepenuhnya dihilangkan. Pada saat ini, disarankan untuk minum banyak air, sebaiknya air garam ringan, untuk mengurangi iritasi pada perut. Poin kedua adalah mengonsumsi asam amino dan vitamin yang cukup untuk meningkatkan fungsi hati. Penyebab mabuk adalah asetaldehida tidak dimetabolisme secara sempurna, jadi Anda harus meningkatkan fungsi hati untuk mempercepat pemecahan asetaldehida, dan makan lebih banyak ikan, protein, nasi, dan dada ayam untuk mempercepat metabolisme asetaldehida. Jika Anda mengalami sakit perut, Anda bisa minum obat lambung untuk menghambat sekresi asam lambung yang berlebihan, seperti omeprazole, yang dapat menghambat sekresi asam lambung. Jika Anda sakit kepala, Anda bisa menghidrasi diri sendiri, atau jika itu tidak berhasil, minum teh atau kopi pada saat yang sama. Kedua hal ini dapat menyempitkan pembuluh darah dan meredakan sakit kepala yang disebabkan oleh vasodilatasi akibat asetaldehida. Jika ini tidak berhasil, minum obat sakit kepala, yang dapat mengiritasi lambung, dan cobalah untuk mengurangi penggunaan obat penghilang rasa sakit.