Pasien yang mengalami serangan panik mendadak di tengah malam mungkin menderita karena terlalu larut malam, atau karena stres dan ketegangan baru-baru ini. Sebagian pasien mungkin juga menderita stres mental kronis dan kecemasan, yang juga dapat menyebabkan serangan panik. Terutama dalam keadaan tidur, kondisi ini dianggap sebagai gangguan regulasi saraf vegetatif, atau neurosis jantung. Dianjurkan untuk melakukan elektrokardiogram (EKG) untuk membantu menilai apakah pasien menderita iskemia miokard atau aritmia selama timbulnya rasa tidak nyaman. Penilaian sistematis mengenai derajat dan kondisi aritmia dapat dilakukan. Pasien mungkin disarankan untuk minum obat yang tepat untuk menekan rangsangan simpatik, seperti bisoprolol atau metoprolol, untuk mencegah timbulnya gejala panik.