Anak-anak rentan mengalami rinitis alergi. Ini berbeda dari flu karena gejalanya biasanya muncul pada pergantian musim, di pagi hari setelah bangun tidur, dan setelah terpapar zat alergen. Hal ini berlangsung selama sekitar sepuluh menit dan kemudian menghilang. 1. Terapi fisik. Jika anak Anda alergi terhadap serbuk sari, bulu anak anjing dan kucing, jangan bawa anak Anda ke tempat-tempat yang ada bunganya, dan hentikan anak Anda dari menyentuh anak anjing dan kucing. Menghirup uap dapat meredakan hidung tersumbat pada anak Anda dan memungkinkannya bernapas lega untuk sementara waktu. Olahraga juga memiliki efek meredakan hidung tersumbat. 2. Antihistamin. Obat ini meredakan bersin-bersin, hidung gatal, dan pilek pada anak Anda, dan tidak berpengaruh untuk meredakan hidung tersumbat. Antihistamin saat ini lebih efektif dan bekerja lebih lama daripada antihistamin lama. Rasa kantuk lebih jarang terjadi pada anak-anak yang menggunakan obat-obatan yang lebih baru. Dekongestan dapat digunakan jika anak mengalami hidung tersumbat. 3. Imunoterapi. Ini bisa mengatasi masalah alergi sepenuhnya. Namun demikian, terapi ini tidak boleh digunakan pada anak-anak di bawah usia lima tahun. Terapi ini dapat mengobati 80% anak-anak yang menderita kondisi ini dan menghentikan perkembangan rinitis menjadi asma. Semua obat dan terapi harus digunakan dengan perhatian dokter. Tindakan pencegahan yang paling penting untuk penyakit ini adalah menghindari alergen. Orang tua harus menjaga kebersihan kamar anak mereka dan memastikan bahwa tidak ada alergen yang ada di rumah.