7 Cara Bagaimana Membuat Hidung Ingusan Bayi Anda Hilang

  Ketika dihadapkan dengan bayi yang hidungnya terus menerus mimisan, para ibu pasti khawatir dan tidak nyaman, berharap ada obat untuk meringankan gejala bayi mereka.  1.Kompres panas Cara melakukannya: Gunakan handuk panas dan basah untuk mengompres hidung bayi Anda dengan kompres panas.  Prinsip: Ketika mukosa hidung berkontraksi oleh panas, rongga hidung akan lebih halus dan ingus yang lengket akan lebih mudah mengalir keluar.  Saran penggunaan: Bersikaplah lembut saat mengoleskan panas ke hidung bayi Anda! Jika Anda menemukan boogers di lubang hidung bayi Anda, Anda dapat menggunakan kapas yang dicelupkan ke dalam air untuk membersihkannya terlebih dahulu; Anda juga dapat memijat sisi hidung atau lubang hidung bayi Anda secara perlahan.  2. Kompres panas dengan minyak esensial Caranya: Ambil tetes minyak esensial pada handuk panas atau saputangan kecil dan letakkan di hidung bayi Anda; atau gunakan semprotan minyak esensial dan semprotkan di udara.  Prinsip: Beberapa minyak esensial dapat digunakan dalam kompres panas untuk memperbaiki pembengkakan mukosa hidung dan membantu membersihkan hidung tersumbat; semprotan minyak esensial dapat digunakan untuk meningkatkan kelembaban udara saat kering.  Saran: Jangan menggunakan terlalu banyak minyak esensial dalam satu waktu, cukup satu tetes saja karena konsentrasi minyak esensial terlalu tinggi dan dapat menyebabkan iritasi kimiawi; selain itu, jangan menggunakan semprotan minyak esensial di dalam ruangan terlalu lama dan perhatikan untuk menjaga kelembaban udara yang tepat.  3.TETES ASI Cara melakukannya: Ibu menyusui akan memerah ASI-nya dan meneteskan setetes ke dalam lubang hidung bayinya.  Prinsip: Ini mungkin memiliki efek fisik, karena kehangatan ASI dapat membersihkan saluran hidung bayi untuk sementara waktu, tetapi tidak ada bukti medis apakah ini terkait dengan komposisi ASI.  Saran untuk digunakan: Metode ini adalah resep parsial, belum ada bukti ilmiah.  4. Nyalakan AC Praktek: Apabila suhu turun dan hawa dingin datang, Anda dapat menyalakan pemanas dan mengubah suhu ruangan.  Prinsip: Bayi dan anak kecil sangat sensitif terhadap rangsangan lingkungan luar dan udara, sehingga mereka rentan terhadap keluarnya cairan hidung ketika suhu turun secara tiba-tiba; ketika orang tua menemukan bahwa suhu ruangan rendah, mereka dapat menyalakan pemanas untuk meningkatkan suhu ruangan dan meredakan hidung tersumbat dan keluarnya cairan hidung bayi mereka.  Saran: Gunakan pemanas dalam waktu yang tidak terlalu lama untuk menghindari suhu ruangan yang terlalu tinggi, dan panasnya juga akan mengeringkan udara. Disarankan agar para ibu menaruh handuk yang dibasahi untuk menjaga kelembapan di dalam ruangan.  5.Kukusan wajah Cara melakukannya: Semprotkan kukusan pada wajah bayi untuk memaparkannya ke kelembaban dan panas.  Prinsip: Uap membasahi saluran hidung bayi dan menghilangkan ingus dalam jumlah besar secara cepat dan alami.  Saran penggunaan: Jangan meletakkan steamer terlalu dekat dengan bayi Anda untuk menghindari melukai kulitnya yang halus; dan jangan menggunakannya terlalu lama, sekitar 3 menit sudah cukup.  6. Melapisi kepala Cara melakukannya: Sebarkan beberapa bantal kecil secara merata di bawah kasur di bagian kepala bayi Anda, sehingga kasur terlihat seperti perosotan geser 30 derajat yang halus.  Prinsip: Salah satu alat bantu sementara, tetapi mengobati gejalanya, bukan akar penyebabnya.  Saran penggunaan: Hidung tersumbat atau berair terkadang dapat memengaruhi tidur bayi Anda. Metode ini hanya dapat sedikit meredakan gejala bayi Anda, tetapi efeknya tidak tahan lama.  7.Praktik aspirator hidung: Tipe elektrik – Ketika hidung bayi mengeluarkan banyak sekresi dan suara hidung yang berat, ibu dapat menggunakan aspirator hidung, perhatikan saat menggunakannya, saat mengisap satu sisi lubang hidung, tekan lubang hidung lainnya pada saat yang sama, efeknya akan lebih baik.  Manual – Letakkan salah satu ujung aspirator hidung di mulut ibu dan dengan lembut letakkan ujung lainnya di rongga hidung bayi untuk membiarkan cairan hidung jatuh ke dalam botol kecil atau ke luar rongga hidung sebelum dibersihkan.  Prinsip: Jika rongga hidung bayi Anda tersumbat oleh sekresi, bernapas akan menjadi sulit dan dia akan mudah menangis, menyebabkan lebih banyak ingus yang dikeluarkan, tetapi karena bayi dan anak kecil tidak dapat membersihkan hidung mereka sendiri, mereka harus bergantung pada orang tua mereka untuk membersihkannya secara teratur. Selain itu, aspirator hidung dapat menyerap sejumlah besar ingus dan sekresi pada satu waktu.  Sebelum menggunakan aspirator hidung, orang tua disarankan untuk memeriksa rongga hidung bayi apakah ada cairan hidung. Jika ada, gunakan kapas basah yang panas untuk melunakkan benda asing sebelum menggunakan aspirator hidung. Harap berhati-hati untuk menjaga gerakan yang lembut untuk menghindari penetrasi terlalu dalam ke dalam rongga hidung bayi dan menyebabkan rasa sakit atau cedera, dan untuk mencucinya dengan baik setelah digunakan. Sebaiknya tidak menggunakan aspirator hidung manual ketika ibu sedang pilek atau sakit untuk menghindari sensitivitas silang.