Apakah mendengkur saat tidur merupakan penyakit pada anak-anak?

       Mendengkur saat tidur pada anak-anak dulunya dianggap oleh orang tua sebagai tanda bahwa anak-anak mereka tidur nyenyak, dan beberapa orang tua bangga akan hal ini, karena percaya bahwa anak-anak mereka dalam keadaan sehat. Penelitian ilmiah modern telah membuktikan bahwa mendengkur, bernapas dengan mulut terbuka, dan bahkan apnoea selama tidur adalah suatu keadaan penyakit. Jika tidak diobati, hal ini dapat menyebabkan kekurangan oksigen kronis di otak anak, yang mengakibatkan iritabilitas di siang hari, mudah marah, berkurangnya rentang perhatian, kinerja mental yang buruk dan rasa kantuk, dan seiring berjalannya waktu, bahkan dapat menyebabkan perubahan bentuk wajah, yang secara serius membahayakan tumbuh kembang anak dan kesehatan fisik dan mentalnya.  Dokter anak menyarankan bahwa penyebab utama gangguan ini pada anak-anak adalah pembesaran kelenjar gondok, pembesaran amandel, rahang kecil bawaan, rongga faring yang kecil, obesitas yang berlebihan, dan beberapa patologi neuromuskular. Namun demikian, apakah seorang anak dengan gejala-gejala ini perlu diobati atau tidak, dan pengobatan mana yang harus dipilih, akan memerlukan serangkaian tes dan perhatian spesialis.