Apa yang harus dilakukan tentang skoliosis

Skoliosis dapat diklasifikasikan sebagai skoliosis kongenital, idiopatik, atau neuromuskular, tergantung pada penyebabnya. Bentuk yang paling umum adalah skoliosis idiopatik, yang paling sering terjadi pada masa remaja dan berkembang dengan cepat selama masa pertumbuhan dan perlahan-lahan pada masa dewasa. Hanya ketika timbul komplikasi, barulah ditangani dengan serius. 1, skoliosis biasanya ditangani secara konservatif terlebih dahulu. Untuk skoliosis di bawah 20 derajat, biasanya hanya diperlukan observasi, dan jika timbul rasa sakit, obat antiinflamasi nonsteroid oral dapat diminum terlebih dahulu. 2. Untuk skoliosis antara 20 dan 40 derajat, perawatan dengan kawat gigi diperlukan. Selama periode ini, biasanya terjadi peningkatan atau penurunan rotasi tulang belakang dan pronasi fisiologis serta kifosis, dan untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang, peralatan ortotik biasanya dipakai untuk memperlambat perkembangan lebih lanjut dari kondisi tersebut. Namun, penyangga harus disesuaikan oleh teknisi profesional dan biasanya dipakai sampai usia 18 tahun. Untuk pasien dengan skoliosis lebih dari 40 derajat dan dengan fungsi kardiopulmoner yang tidak normal, sebagian besar menganjurkan pembedahan dini untuk memperbaiki skoliosis dengan lebih baik dan mengurangi ketidaknyamanan yang ditimbulkannya pada kehidupan pasien, serta tidak melakukan aktivitas berat selama enam bulan setelah pembedahan. Singkatnya, penyebab, gejala dan komplikasi skoliosis bervariasi dari satu pasien ke pasien lainnya, dan pengobatan harus dipilih sesuai dengan tipe pasien.