Seiring dengan meningkatnya standar hidup dan orang-orang menjadi lebih sadar akan perawatan kesehatan, pemeriksaan kesehatan telah menjadi suatu keharusan bagi kebanyakan orang setiap tahun. Tes darah rutin adalah bagian rutin dan penting dari pemeriksaan kesehatan karena mudah dilakukan dan dapat mencerminkan kondisi dasar darah sampai batas tertentu, dan jumlah sel darah putih (WBC) adalah indikator penting dalam tes darah rutin. Bila Anda melihat peningkatan WBC dalam tes darah rutin Anda, jangan lupa untuk memikirkannya, karena penyebab berikut ini juga dapat menyebabkan peningkatan WBC: 1. Leukemia: Pada leukemia granulositik, terutama pada leukemia granulositik kronis, jumlah total WBC secara signifikan lebih tinggi, dan bisa di atas (100-600) x 109/L. Pada leukemia granulositik akut (M1, M2) dan leukemia promyelocytic akut (tipe M3), granulosit umumnya dapat meningkat menjadi (10-50) x 109/L. 2. Tumor ganas: kanker hati dan lambung tertentu dapat menghasilkan faktor pro-granulositik, dan produk pemecahan nekrotiknya merangsang pelepasan granulosit dari sumsum tulang ke dalam darah, yang dapat menyebabkan peningkatan leukosit, terutama neutrofil. 3. Ketoasidosis diabetik: toksisitas metabolik, seperti ketosis diabetik dan uremia, merangsang tubuh untuk menyebabkan peningkatan reaktif pada leukosit. 4. Keracunan akut: Umumnya terlihat pada keracunan bahan kimia dan biotoksik, seperti obat tidur, keracunan organofosfor, racun serangga dan ular, dll., yang juga dapat menyebabkan hiperplasia sumsum tulang reaktif, yang menyebabkan leukositosis. 5. Kerusakan jaringan yang luas atau nekrosis: trauma berat, luka bakar yang luas, infark miokard, infark paru, dll., dengan peningkatan leukosit yang ditandai, terutama granulosit neutrofil. Selain penyebab patologis ini, ada juga penyebab fisiologis: rasa kenyang, stres emosional, olahraga berat, panas atau dingin, menstruasi, kehamilan, dan persalinan dapat menyebabkan peningkatan sementara sel darah putih. Juga terdapat fluktuasi antar hari, dengan tingkat yang lebih tinggi di sore hari daripada di pagi hari. Jadi, siapa yang mengatakan bahwa peningkatan sel darah putih berarti Anda mengalami infeksi?