Degenerasi kisi paling erat kaitannya dengan ablasi retina. Fisura retina yang terjadi merupakan 40% dari mata yang mengalami ablasio foraminogenik, dan degenerasi seperti kisi terdapat pada sekitar 7% mata normal. Lesi ini paling sering terlihat di antara bagian ekuator kuadran temporal atau temporal superior dan tepi bergerigi, berbentuk tombak atau strip dengan sumbu panjang sejajar dengan tepi bergerigi. Retina di dalam lesi menipis dan memiliki banyak garis putih yang saling bertautan dalam pola kisi-kisi. Garis-garis ini sebenarnya adalah pembuluh darah perifer yang telah tersumbat atau memiliki selubung putih. Massa berpigmen terkadang terlihat di dalam lesi, yang berasal dari epitel pigmen retina. Jadi, bagaimana degenerasi seperti kisi-kisi dapat dicegah? Berikut ini adalah tindakan pencegahan untuk degenerasi seperti kisi: 1. Jangan terlalu memforsir mata Anda dan hindari menonton televisi dan komputer selama berjam-jam. 2, kurangi mengangkat benda berat. 3, mencegah terjadinya miopia, hindari membaca atau menggunakan mata di tempat yang cahayanya terlalu lemah atau terlalu kuat. 4. Lakukan aktivitas yang tidak terlalu berat. 5 . Pasien yang menderita miopia harus melakukan pemeriksaan rutin di rumah sakit, terutama mereka yang memiliki fundus mata yang buruk. 6 . Mencegah trauma mata.