Hujan salju lebat kembali turun. Musim dingin di Provinsi Heilongjiang sangat dingin dan udaranya kering, banyak pasien yang datang ke klinik pada saat ini melaporkan bahwa ketika mereka keluar rumah dan menemukan udara dingin, hidung mereka tersumbat, pilek, bersin-bersin, dan sangat tidak nyaman. Gejala-gejala ini sebenarnya adalah apa yang kita sebut “rinitis alergi udara dingin.” Rinitis alergi udara dingin adalah sejenis reaksi alergi hidung yang disebabkan oleh rangsangan udara dingin, yang dimanifestasikan sebagai penyumbatan selaput lendir hidung, pembengkakan, gatal pada hidung, rasa tidak nyaman pada tenggorokan, batuk dan gejala lainnya. Serangan berulang dapat menyebabkan perubahan proliferasi pada lapisan epitel mukosa, yang menyebabkan hipertrofi mukosa dan perubahan polipoid. Jika dikombinasikan dengan infeksi, maka dapat bermanifestasi sebagai ingus mukopurulen atau bernanah. Apa yang menyebabkan rinitis alergi udara dingin? Beberapa pasien mungkin memiliki kecenderungan genetik dan beberapa pasien mungkin memiliki rinitis alergi yang disebabkan oleh tungau debu, serbuk sari, jamur, dll. Penyebab ini menyebabkan mukosa hidung pasien dalam keadaan hiper-reaktivitas dan ketika dihadapkan dengan perubahan lingkungan yang tiba-tiba (misalnya berjalan dari ruangan berpemanas ke luar ruangan pada musim dingin, atau kembali ke ruangan dari luar ruangan), suhu dan kelembapan berubah dengan cepat dan mukosa hidung yang sensitif tidak dapat beradaptasi dan dengan demikian muncullah gejalanya. Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengobati alergi udara dingin? 1. Kenakan masker yang lebih tebal saat Anda keluar rumah di musim dingin agar udara yang masuk ke dalam rongga hidung lebih hangat dan lembap. 2. Periksa alergen untuk menyingkirkannya dan mengobati rinitis alergi. 3. Kombinasikan kerja dan istirahat untuk mencegah kelelahan dan perhatikan olahraga, terutama melakukan lebih banyak aktivitas di luar ruangan. 4. Cuci muka dan hidung dengan air dingin atau sering-seringlah mandi air dingin untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan udara dingin. 4 . Mencegah infeksi saluran pernapasan atas dan pilek. 5. Hindari alkohol, cabai, dan makanan yang menyebabkan iritasi. Berhati-hatilah dengan produk kimia seperti deterjen, parfum, dan pengusir nyamuk. 6 . Ketika gejala kambuh, pergilah ke rumah sakit dan ikuti saran medis untuk mengobati gejala dengan obat yang tepat.