Apa yang perlu Anda ketahui tentang tungau debu

  1. Langkah-langkah pengendalian debu apa yang harus dilakukan untuk pasien dengan rinitis alergi atau asma?  Debu dan tungau adalah alergen terpenting yang menyebabkan asma dan sangat penting bagi penderita asma yang alergi terhadap keduanya untuk memperhatikan pengendalian debu dan tungau dalam kehidupan sehari-hari.  Jaga agar perabot interior tetap sederhana, karena beberapa orang memiliki terlalu banyak perabot di rumah mereka. Beberapa orang memiliki terlalu banyak perabotan di rumah mereka dan perabotan tersebut berukuran besar dan berat. Tidak mudah untuk memindahkan dan membersihkannya, yang dapat dengan mudah meninggalkan noda yang tidak diinginkan.  Biasakan untuk bekerja dalam keadaan “basah”, jangan menyapu kamar, tempat tidur atau lantai dengan sapu, dan jangan gunakan kemoceng untuk menghilangkan debu dari furnitur. Pada kenyataannya, membersihkan debu hanya berfungsi untuk memindahkan debu dan tidak menghilangkannya.  Pasien dengan rinitis alergi atau asma disarankan untuk tidak membersihkan kamar mereka sendiri, dan mengenakan masker jika melakukannya.  Usahakan untuk tidak menumpuk banyak buku di kamar tidur atau menggantung lukisan dan kaligrafi, karena debu dari buku sulit dihilangkan. Dianjurkan untuk memisahkan buku-buku yang jarang Anda baca dan beberapa buku yang sering Anda gunakan di dalam kamar.  Karpet cenderung menyimpan kotoran dan tidak mudah dibersihkan, dan merupakan tempat berkembang biak yang mudah bagi jamur dan tungau.  AC untuk orang yang sensitif harus dibersihkan dengan baik sebelum digunakan. Jika tidak, setelah musim dingin, debu yang tersimpan di dalam AC akan tersebar bersama angin dingin. Kipas angin listrik masih merupakan alat yang bagus dan murah, tetapi baling-balingnya harus sering dibersihkan.  Radiator harus digosok sebelum pemanas dinyalakan setiap musim dingin, jika tidak maka akan menimbulkan bau.  Cobalah untuk tidak menempatkan televisi berukuran besar di kamar tidur. TV menciptakan medan magnet yang besar, yang menyebabkan partikel debu organik dengan muatan listrik berenang ke arah TV. Jika Anda membuka penutup belakang TV, Anda akan menemukan banyak debu, yang merupakan alergen penting.  Dapur harus kedap udara dari kamar tidur dan memiliki ventilasi yang baik di dapur (misalnya tudung asap) karena asap penggorengan adalah agen penyebab asma yang kuat.  2. Tindakan pencegahan lainnya: Dekorasi yang tidak tepat dapat sangat merugikan penderita asma. Hal ini dikarenakan perekat dan cat merupakan bahan kimia penyebab asma yang sangat kuat dalam renovasi. Jika Anda merenovasi rumah Anda, disarankan untuk membuka jendela secukupnya sebelum masuk dan tunggu sampai tidak ada bau sebelum masuk.  Penderita asma disarankan untuk tidak memelihara hewan peliharaan, apalagi hewan peliharaan dalam ruangan, karena sejumlah besar penderita asma alergi terhadap bulu dan bulu hewan peliharaan. Kucing memiliki kebiasaan menjilati bulunya sehingga alergen dalam air liurnya akan menempel pada bulu dan ketika pasien bersentuhan dengan kucing. Alergen kemudian dapat terhirup. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah merpati dan burung juga meningkat. Beberapa orang menutup balkon mereka untuk memelihara burung. Alergen dari bulu burung, kotoran burung, dan parasit dapat terhirup dan dapat menyebabkan alveolitis alergi selain asma.  Menyimpan bunga di dalam ruangan juga bukan ide yang baik. Ada banyak tungau dan jamur dalam pupuk bunga dan beberapa bunga hias memiliki aroma yang kuat yang juga dapat memicu asma. Perlu dicatat bahwa. Bunga hias di dalam ruangan umumnya tidak menyebabkan alergi serbuk sari karena sebagian besar ditularkan melalui serangga, sedangkan bunga yang ditularkan melalui angin adalah penyebab paling umum dari demam.  Jangan menyimpan makanan atau bahan makanan di kamar tidur karena rentan terhadap tungau dan jamur, dan sisa makanan merupakan makanan bagi kecoak dan tungau.  Merokok harus dilarang keras di dalam ruangan, baik perokok aktif maupun pasif sangat merugikan pasien.  Insektisida harus dilarang di dalam ruangan. Diklorvos, khususnya, dapat menyebabkan serangan asma langsung ketika terhirup oleh banyak penderita asma, dan harus berhati-hati dengan jenis insektisida lainnya.  Gunakan insektisida di dalam ruangan dengan hati-hati. Jika Anda ingin menggunakan dupa nyamuk, gunakanlah dupa yang tidak terlalu mengganggu seperti dupa nyamuk elektrik. Berhati-hatilah dengan pengharum ruangan di dalam ruangan karena banyak yang mengandung berbagai wewangian, beberapa di antaranya dapat memicu serangan asma.