Miopi adalah kelainan refraksi di mana daya refraksi mata manusia terlalu besar relatif terhadap panjang sumbu mata, yaitu keadaan pembiasan di mana cahaya eksternal paralel memasuki mata saat istirahat dan difokuskan pada lapisan fotoreseptor retina. Miopi adalah salah satu gangguan penglihatan yang paling umum pada manusia, dan perkembangannya dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan genetik. Salah satu dari beberapa hipotesis yang ada untuk perkembangan miopi menunjukkan bahwa kerja dekat yang berlebihan menyebabkan sumbu mata tumbuh. Karena teori ini didasarkan pada pekerjaan kedekatan, pertanyaan apakah regulasi dan akomodasi memainkan peran penting dalam pengembangan miopia telah menjadi fokus penelitian. Apabila kerja dekat dipertahankan selama periode waktu tertentu, titik jauh untuk sementara waktu bergeser lebih dekat, suatu fenomena yang dikenal sebagai near-work-inducedtransient myopia (NITM). Dengan kata lain, NITM didefinisikan sebagai perubahan seperti miopi pada titik jauh yang disebabkan oleh kerja dekat yang berkelanjutan. Saat ini diyakini bahwa fenomena defokus retina yang diinduksi oleh NITM dan perubahan atenuasi selanjutnya dapat merangsang pertumbuhan rongga vitreous kompensasi yang mengarah pada pembentukan miopia. Meskipun etiologi NITM masih belum diketahui, NITM telah menarik minat yang cukup besar dari para peneliti karena hubungannya yang erat dengan miopi.