Atrofi satu papilla dan oedema yang lain biasanya terlihat pada tumor atau abses di dasar lobus frontal otak, seperti aneurisma arteri karotis internal, meningioma di alur penciuman, meningioma di dasar tengkorak di sulkus kranial anterior, dan craniopharyngioma. Tumor lain seperti pelebaran spindel arteri karotis interna, sklerosis arteri karotis interna, trauma pada sulkus kranial anterior, dan arachnoiditis pada sulkus kranial anterior, juga bisa menyebabkan atrofi papilla optik pada satu sisi dan oedema pada sisi lainnya. Karena salah satu sisi saraf optik pertama kali mengalami atrofi akibat kompresi langsung oleh tumor, kemudian tumor terus tumbuh dan meningkatkan tekanan intrakranial, sehingga mengakibatkan oedema pada sisi papilla optik yang sehat. Apa pertimbangan diet untuk pasien dengan atrofi satu papilla dan oedema pada papilla lainnya? Pasien disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya kalsium; makanan yang kaya kolagen; makanan yang kaya zat besi; makanan yang mengandung nitrit; dan makanan tinggi zat lemak. Diet yang dianjurkan Jamur kaki ayam: kaya akan vitamin B dan zat besi dan memiliki efek bergizi pada saraf. Hal ini bermanfaat untuk memperbaiki gangguan pendengaran yang disebabkan oleh penyakit ini. 200g ditumis dengan sayuran hijau. Kulit ikan: kaya akan kolagen, yang mendorong perbaikan jaringan. 100g dalam rebusan. Colla Corii Asini: Mengandung kolagen serta zat besi, baik untuk meningkatkan pemulihan fungsional jaringan saraf. 50g direbus dengan gula merah. Hindari makan ikan Wujiang diet: Produk ini tinggi lemak dan tidak kondusif untuk pemulihan tumor. Beralih ke ikan mas rumput rendah lemak. Sosis yang diawetkan: Mengandung nitrit dalam jumlah besar, yang akan meningkatkan kemungkinan mendorong penyebaran tumor. Beralih ke daging segar.