Apabila hidrosefalus disebabkan oleh tumor otak, pasien mungkin mengalami sakit kepala, kelemahan pada kedua tungkai bawah, gaya berjalan yang tidak stabil ketika berjalan, dan kehilangan memori. Seiring dengan perkembangan dan memburuknya kondisi, pasien mungkin juga menjadi inkontinensia dan tidak responsif. Hidrosefalus yang disebabkan oleh tumor otak dapat diobati secara konservatif dengan obat-obatan untuk mengurangi tekanan intrakranial, seperti manitol, gliserol fruktosa, furosemid dan, jika perlu, albumin. Jika penanganan medis konservatif tidak berhasil, pasien juga dapat ditangani melalui pembedahan jika perlu, termasuk reseksi tumor otak. Jika pasien masih mengalami hidrosefalus setelah pembedahan, hal ini bisa ditindaklanjuti dengan drainase hidrosefalus perut. Obat oral untuk mengurangi produksi cairan serebrospinal, seperti acetazolamide, juga dapat diberikan.