NT adalah pemindaian ketebalan zona tembus pandang nuchal janin. Tes NT adalah tes untuk mendeteksi apakah janin menderita sindrom Down; penebalan NT biasanya dikaitkan dengan kelainan kromosom janin, dan semakin tinggi nilai NT, semakin tinggi pula kemungkinan janin menderita sindrom Down. Jika nilai NT 3-6mm, berarti penebalannya rendah dan risiko kelainan kromosom rendah; jika nilai NT lebih besar dari 6mm, berarti kemungkinan kelainan janin tinggi. Ketika penebalan NT terjadi, tes DNA non-invasif dan amniosentesis dapat dilakukan di bawah bimbingan dokter untuk diagnosis yang jelas. Jika tidak ada kelainan kromosom yang ditemukan setelah pemeriksaan, pada dasarnya dapat dipastikan tidak ada kelainan jumlah kromosom, dan pemeriksaan persalinan dapat dilakukan tepat waktu. Jika pemeriksaan DNA non-invasif menunjukkan adanya kelainan kromosom pada janin, maka amniosentesis lebih lanjut atau biopsi vili korionik harus dilakukan untuk mendiagnosis dengan jelas adanya sindrom Down, sindrom kromosom lainnya, dan masalah jantung. Pada kasus-kasus yang serius, penghentian kehamilan diperlukan di bawah pengawasan medis. Wanita hamil perlu menjalani pemeriksaan rutin untuk memahami pertumbuhan janin dan mengesampingkan kemungkinan perkembangan abnormal melalui tes skrining yang komprehensif, dan perkembangan janin tidak boleh ditentukan hanya berdasarkan penebalan NT. Selain itu, dalam kehidupan sehari-hari, perhatikan untuk menjauhi radiasi, bahan kimia, dan lingkungan beracun dan berbahaya lainnya untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan janin yang normal.