Wortel adalah sayuran yang umum, kaya akan karoten dan serat makanan. Makan wortel dalam jumlah sedang biasanya tidak mempengaruhi hati, dan tidak ada bukti klinis bahwa makan wortel setiap hari berdampak buruk bagi hati. Wortel mengandung karoten, yang dapat diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh, dan vitamin A memiliki efek tambahan tertentu pada perbaikan rabun senja. Wortel kaya akan serat makanan, konsumsi dalam jumlah sedang dapat melancarkan saluran pencernaan sampai batas tertentu. Tidak disarankan untuk makan banyak wortel karena karoten dalam wortel perlu dimetabolisme oleh hati untuk diubah menjadi vitamin A. Jika wortel dalam jumlah besar dimakan, karoten tidak dapat diubah oleh hati dengan baik, dan kelebihan karoten akan masuk ke dalam aliran darah, sehingga mengakibatkan karotenemia, yaitu noda kekuningan pada permukaan kulit, disertai gejala seperti mual, muntah, kehilangan nafsu makan, dan lesu. Karotenemia biasanya kembali normal setelah berhenti makan wortel selama beberapa waktu. Perlu juga dicatat bahwa untuk pasien dengan insufisiensi hati, wortel tidak boleh dimakan secara berlebihan, yang dapat meningkatkan beban pada hati sampai batas tertentu dan memperburuk kondisi yang menyebabkan ketidaknyamanan hati. Selain itu, makan banyak wortel pada fungsi endokrin, serta fungsi reproduksi wanita mungkin memiliki dampak tertentu, karena karoten pada sintesis hormon luteinising akan berdampak, sehingga wanita yang makan banyak wortel dapat muncul gangguan menstruasi, kelainan ovulasi dan sebagainya.