Skoliosis paling sering terjadi pada anak-anak dan remaja, dan angka kejadiannya sekitar 2-3%. Deteksi dini dan pengobatan dini adalah cara terbaik untuk mencegah perburukan kelainan bentuk. Sebagian besar anak-anak dengan skoliosis ditemukan dalam sensus, dan beberapa di antaranya ditemukan oleh orang tua secara kebetulan. Oleh karena itu, orang tua harus memberi perhatian khusus pada apakah bahu anak simetris, apakah tulang belikatnya sama tingginya, apakah dada simetris, apakah panggul miring, apakah pinggul sama tingginya, dan apakah tungkai bawah sama panjangnya.